IHSG Hari Ini Berpotensi Menguat Meski Tekanan Jual Masih Besar
Senin, 16 Januari 2023 - 07:56 WIB
Namun jika pada akhirnya pelaku pasar masih kuat menahan IHSG kembali di atas 6.640 (walaupun hanya berbeda 1 poin), ini menjadi pembuka untuk dimulainya fase pengujian, artinya, IHSG berpotensi bergerak mixed pada area resistance ini.
"Penguatan tidak lepas dari rebound yang terjadi pada saham-saham teknologi seperti GOTO, memang benar bahwa sejak menjadi salah satu saham dengan market cap yang besar, GOTO menjadi saham wajib untuk mengukur indeks," ujarnya.
Sentimen pasar saat ini sepertinya terfokus pada pergerakan harga emas, maklum menurut William, kekhawatiran resesi masih belum berakhir.
"Namun jika hanya emas yang menguat itu tidak menjadi masalah, kami secara khusus memperhatikan pergerakan USDJPY, yang secara historis lebih memperjelas gejala resesi, jika pergerakannya menguat. Sayangnya, kekhawatiran ini nampaknya tidak diperlukan karena pasangan mata uang ini justru melemah," jelasnya.
William melihat, jika kita terfokus pada pergerakan saham dalam negeri saja, maka secara teknikal sudah ada indikasi yang cukup bagus. Indikator MACD memperlihatkan posisi IHSG yang oversold, signal line bergerak mendatar dan mendekati terbentuknya golden cross.
Sebelumnya IHSG ditutup menguat sebesar 11,89 poin (+0.18%) menuju 6641,83 pada perdagangan hari Jumat 13 Januari 2023. Sebanyak 250 saham menguat, 268 saham menurun, dan 196 saham tidak mengalami perubahan harga pada perdagangan kemarin.
"Penguatan tidak lepas dari rebound yang terjadi pada saham-saham teknologi seperti GOTO, memang benar bahwa sejak menjadi salah satu saham dengan market cap yang besar, GOTO menjadi saham wajib untuk mengukur indeks," ujarnya.
Sentimen pasar saat ini sepertinya terfokus pada pergerakan harga emas, maklum menurut William, kekhawatiran resesi masih belum berakhir.
"Namun jika hanya emas yang menguat itu tidak menjadi masalah, kami secara khusus memperhatikan pergerakan USDJPY, yang secara historis lebih memperjelas gejala resesi, jika pergerakannya menguat. Sayangnya, kekhawatiran ini nampaknya tidak diperlukan karena pasangan mata uang ini justru melemah," jelasnya.
William melihat, jika kita terfokus pada pergerakan saham dalam negeri saja, maka secara teknikal sudah ada indikasi yang cukup bagus. Indikator MACD memperlihatkan posisi IHSG yang oversold, signal line bergerak mendatar dan mendekati terbentuknya golden cross.
Sebelumnya IHSG ditutup menguat sebesar 11,89 poin (+0.18%) menuju 6641,83 pada perdagangan hari Jumat 13 Januari 2023. Sebanyak 250 saham menguat, 268 saham menurun, dan 196 saham tidak mengalami perubahan harga pada perdagangan kemarin.
Lihat Juga :