Marketition 2022: Mendorong Munculnya Ide Pemasaran Kreatif Generasi Muda
Minggu, 22 Januari 2023 - 15:47 WIB
loading...
A
A
A
HerbaKOF dibuat dari bahan alam yakni daun Legundi, mahkota dewa, daun saga, dan jahe. HerbaKOF telah teruji pra-klinis sehingga masuk dalam Obat Herbal Terstandar (OHT) atau salah satu Obat Modern Asli Indonesia (OMAI). HerbaKOF juga telah merambah pasar Amerika Serikat. Di situs e-commerce Amerika Serikat, Amazon, bahkan HerbaKOF mendapatkan penilaian positif dari konsumennya.
Sebanyak 30 tim mendaftar untuk Marketition 2022 dari Indonesia dan 2 tim dari Jepang. Tim-tim ini juga mendapatkan webinar dan technical meeting guna mendapatkan pemahaman dan pengenalan produk sebelum menciptakan proposal mengenai ide kreatif pemasaran agar lolos penyaringan selanjutnya.
Proses penjurian yang ketat akhirnya menyisakan 15 tim terpilih. Pada 14 Januari lalu di babak akhir, tim-tim tersebut kembali beradu strategi menuju 6 besar sampai masuk babak penentuan 3 juara.
"Untuk para peserta sendiri, ini adalah ajang yang tepat sebagai media untuk berlatih berhadapan dengan tantangan nyata dan solusi yang dapat diterapkan," kata Dekan Sekolah Bisnis dan Ekonomi Universitas Prasetiya Mulya, Fathony Rahman, DBA pada sambutan acara final.
Adapun hal-hal yang menjadi bahan pertimbangan penilaian para juri adalah: target market analysis, marketing campaign, KPI of success, Financials, dan Group Presentation.
Baca Juga: Podcast Aksi Nyata Perindo: Perbedaan Digital Marketing dengan Marketing Konvensional, Ini Kata Pakar
Tim yang berhasil mendapatkan gelar juara dan hadiah senilai total Rp47.000.000, antara lain Markethink (Universitas Gajah Mada) merebut juara 1, IMac (Universitas Prasetiya Mulya) juara 2, Tsukubadass (University of Tsukuba) juara 3, dan Vyavastha (Universitas Gajah Mada) sebagai Best Pitch.
Sebanyak 30 tim mendaftar untuk Marketition 2022 dari Indonesia dan 2 tim dari Jepang. Tim-tim ini juga mendapatkan webinar dan technical meeting guna mendapatkan pemahaman dan pengenalan produk sebelum menciptakan proposal mengenai ide kreatif pemasaran agar lolos penyaringan selanjutnya.
Proses penjurian yang ketat akhirnya menyisakan 15 tim terpilih. Pada 14 Januari lalu di babak akhir, tim-tim tersebut kembali beradu strategi menuju 6 besar sampai masuk babak penentuan 3 juara.
"Untuk para peserta sendiri, ini adalah ajang yang tepat sebagai media untuk berlatih berhadapan dengan tantangan nyata dan solusi yang dapat diterapkan," kata Dekan Sekolah Bisnis dan Ekonomi Universitas Prasetiya Mulya, Fathony Rahman, DBA pada sambutan acara final.
Adapun hal-hal yang menjadi bahan pertimbangan penilaian para juri adalah: target market analysis, marketing campaign, KPI of success, Financials, dan Group Presentation.
Baca Juga: Podcast Aksi Nyata Perindo: Perbedaan Digital Marketing dengan Marketing Konvensional, Ini Kata Pakar
Tim yang berhasil mendapatkan gelar juara dan hadiah senilai total Rp47.000.000, antara lain Markethink (Universitas Gajah Mada) merebut juara 1, IMac (Universitas Prasetiya Mulya) juara 2, Tsukubadass (University of Tsukuba) juara 3, dan Vyavastha (Universitas Gajah Mada) sebagai Best Pitch.
Lihat Juga :