Belum Setahun Berdiri, Holding BUMN Pertahanan Punya Utang Jumbo Rp 15,97 Triliun
Rabu, 25 Januari 2023 - 16:12 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Kontribusi BUMN ke Negara Ditargetkan Capai Rp 15.602 Triliun
Peresmian ditandai dengan penandatanganan Akta Inbreng saham pemerintah antara PT Len Industri (Persero) selaku induk holding dengan empat anggota lainnya yaitu PT Dirgantara Indonesia (Persero), PT PAL Indonesia (Persero), PT Pindad (Persero), dan PT Dahana.
Untuk laba bersih holding dari konsolidasi pra audit 2022 mencapai Rp 483 miliar atau naik 2,45% dibandingkan dengan pendapatan. Bahkan, naik signifikan dibandingkan audited tahun sebelumnya yakni Rp 162 miliar.
Dari sisi persentasenya juga naik signifikan yakni 2,45 dibandingkan 1,01% di tahun 2021.
"Kalau kita lihat gambaran kinerja keuangan konsolidasi pra audit 2022, dari posisi keuangan, arus kas operasi itu Rp 1,42 triliun, total aset Rp 46,40 triliun. Secara kekayaan perusahaan naik 57,2 persen terhadap 2021," jelasnya.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan Akta Inbreng saham pemerintah antara PT Len Industri (Persero) selaku induk holding dengan empat anggota lainnya yaitu PT Dirgantara Indonesia (Persero), PT PAL Indonesia (Persero), PT Pindad (Persero), dan PT Dahana.
Untuk laba bersih holding dari konsolidasi pra audit 2022 mencapai Rp 483 miliar atau naik 2,45% dibandingkan dengan pendapatan. Bahkan, naik signifikan dibandingkan audited tahun sebelumnya yakni Rp 162 miliar.
Dari sisi persentasenya juga naik signifikan yakni 2,45 dibandingkan 1,01% di tahun 2021.
"Kalau kita lihat gambaran kinerja keuangan konsolidasi pra audit 2022, dari posisi keuangan, arus kas operasi itu Rp 1,42 triliun, total aset Rp 46,40 triliun. Secara kekayaan perusahaan naik 57,2 persen terhadap 2021," jelasnya.
(akr)
Lihat Juga :