Tsunami PHK Menggulung Perusahaan Raksasa Dunia di Awal 2023, Ini Daftar Lengkapnya
Kamis, 26 Januari 2023 - 21:35 WIB
loading...
A
A
A
Selain perusahaan teknologi, kini giliran Media AS tengah menghadapi masa-masa sulit, karena serangkaian outlet telah mengumumkan PHK di tengah kekhawatiran perlambatan ekonomi.
Vox Media, pemilik situs Vox dan The Verge serta New York Magazine mengumumkan bahwa mereka akan melakukan PHK terhadap 7% karyawannya. Kondisi serupa juga menimpa CNN, NBC, MSNBC, Buzzfeed dan lainnya.
CEO Vox Media Jim Bankoff mengatakan, dalam sebuah memo kepada staf bahwa langkah PHK ini menjadi keputusan yang berat. "Perusahaan akan menghilangkan sekitar 7% dari peran staf kami di seluruh departemen karena lingkungan ekonomi yang menantang yang berdampak pada bisnis dan industri kami," kata Bankoff dikutip dari AFP dan Channel News Asia.
5. Goldman Sachs
Gelombang PHK meluas di awal tahun 2023 usai Goldman Sachs Group akan mulai memangkas ribuan pekerja di seluruh perusahaan untuk bersiap menghadapi perlambatan ekonomi. Lebih dari 3.000 karyawan akan diberhentikan meskipun jumlah secara pasti belum ditentukan.
Lebih dari sepertiga pemotongan diperkirakan berasal dari unit perdagangan dan perbankan perusahaan. Goldman Sachs memiliki hampir 50.000 karyawan pada akhir kuartal ketiga tahun 2022.
6. BlackRock
Masih dari sektor keuangan, BlackRock mengumumkan bakal melakukan PHK kepada 500 karyawannya atau kurang dari 3% dari seluruh total pekerja. Jumlah karyawan perusahaan raksasa manajer aset asal Amerika Serikat itu kurang dari 3% dari total pegawai BlackRock.
BlackRock tercatat memiliki 19.900 karyawan pada 30 September 2022, menurut data yang disampaikan perusahaan ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS. Sebagaimana diketahui, BlackRock, yang sahamnya dicatatkan di Bursa New York, merupakan salah satu penggerak bursa Wall Street, sebelumnya telah melakukan perekrutan besar-besaran dalam beberapa tahun terakhir.
Perusahaan belum melakukan PHK besar-besaran sejak 2019 dan telah meningkatkan jumlah karyawannya sekitar 22% selama tiga tahun terakhir, juru bicara BlackRock mengatakan kepada MarketWatch, menambahkan PHK terjadi saat menghadapi lingkungan pasar yang belum pernah terjadi sebelumnya.
7. Coinbase
Pada awal Januari 2023, Platform perdagangan sekaligus dompet mata uang kripto Coinbase bakal mengurangi pegawai sebesar 20% atau setara 950 karyawan dari total karyawannya.
CEO Coinbase Brian Armstrong mengatakan, PHK dilakukan untuk efisiensi operasional perusahaan. PHK ini bukan yang pertama dilakukan Coinbase, usai beberapa bulan sebelumnya memberhentikan 1.100 orang.
Langkah PHK diambil menyusul kejatuhan harga bitcoin dan coin kripto lainnya belakangan ini. Kejatuhan kripto telah menyebabkan krisis kepercayaan di pasar kripto. Banyak investor meninggalkan platform tersebut.
8. McDonald's
Gelombang PHK juga berhembus dari raksasa restoran cepat saji, McDonald's yang dikabarkan akan melakukan PHK kepada para karyawannya dalam waktu dekat. Kabar ini mencuat di awal 2023, usai bocornya sebuah memo oleh CEO McDonald's Chris Kempczinski yang ia tulis kepada para karyawan franchise makan cepat saji ternama di Amerika Serikat itu.
Diketahui, McDonald's sempat menjadi primadona selama masa-masa sulit pandemi Covid-19 di mana lonjakan pemasanan makanannya meningkat. Tetapi inflasi berdampak pada pemasukan perusahaan ketika konsumen mencari pilihan makanan yang lebih murah.
9. Salesforce
Perusahaan perangkat lunak berbasis cloud, Salesforce Inc berencana memangkas jumlah karyawan sebesar 10% dan menutup beberapa kantor di 2023. Pihak perusahaan mengatakan, PHK akan membuat mereka memangkas biaya besar sekitar USD 1,4 miliar hingga USD 2,1 miliar.
Vox Media, pemilik situs Vox dan The Verge serta New York Magazine mengumumkan bahwa mereka akan melakukan PHK terhadap 7% karyawannya. Kondisi serupa juga menimpa CNN, NBC, MSNBC, Buzzfeed dan lainnya.
CEO Vox Media Jim Bankoff mengatakan, dalam sebuah memo kepada staf bahwa langkah PHK ini menjadi keputusan yang berat. "Perusahaan akan menghilangkan sekitar 7% dari peran staf kami di seluruh departemen karena lingkungan ekonomi yang menantang yang berdampak pada bisnis dan industri kami," kata Bankoff dikutip dari AFP dan Channel News Asia.
5. Goldman Sachs
Gelombang PHK meluas di awal tahun 2023 usai Goldman Sachs Group akan mulai memangkas ribuan pekerja di seluruh perusahaan untuk bersiap menghadapi perlambatan ekonomi. Lebih dari 3.000 karyawan akan diberhentikan meskipun jumlah secara pasti belum ditentukan.
Lebih dari sepertiga pemotongan diperkirakan berasal dari unit perdagangan dan perbankan perusahaan. Goldman Sachs memiliki hampir 50.000 karyawan pada akhir kuartal ketiga tahun 2022.
6. BlackRock
Masih dari sektor keuangan, BlackRock mengumumkan bakal melakukan PHK kepada 500 karyawannya atau kurang dari 3% dari seluruh total pekerja. Jumlah karyawan perusahaan raksasa manajer aset asal Amerika Serikat itu kurang dari 3% dari total pegawai BlackRock.
BlackRock tercatat memiliki 19.900 karyawan pada 30 September 2022, menurut data yang disampaikan perusahaan ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS. Sebagaimana diketahui, BlackRock, yang sahamnya dicatatkan di Bursa New York, merupakan salah satu penggerak bursa Wall Street, sebelumnya telah melakukan perekrutan besar-besaran dalam beberapa tahun terakhir.
Perusahaan belum melakukan PHK besar-besaran sejak 2019 dan telah meningkatkan jumlah karyawannya sekitar 22% selama tiga tahun terakhir, juru bicara BlackRock mengatakan kepada MarketWatch, menambahkan PHK terjadi saat menghadapi lingkungan pasar yang belum pernah terjadi sebelumnya.
7. Coinbase
Pada awal Januari 2023, Platform perdagangan sekaligus dompet mata uang kripto Coinbase bakal mengurangi pegawai sebesar 20% atau setara 950 karyawan dari total karyawannya.
CEO Coinbase Brian Armstrong mengatakan, PHK dilakukan untuk efisiensi operasional perusahaan. PHK ini bukan yang pertama dilakukan Coinbase, usai beberapa bulan sebelumnya memberhentikan 1.100 orang.
Langkah PHK diambil menyusul kejatuhan harga bitcoin dan coin kripto lainnya belakangan ini. Kejatuhan kripto telah menyebabkan krisis kepercayaan di pasar kripto. Banyak investor meninggalkan platform tersebut.
8. McDonald's
Gelombang PHK juga berhembus dari raksasa restoran cepat saji, McDonald's yang dikabarkan akan melakukan PHK kepada para karyawannya dalam waktu dekat. Kabar ini mencuat di awal 2023, usai bocornya sebuah memo oleh CEO McDonald's Chris Kempczinski yang ia tulis kepada para karyawan franchise makan cepat saji ternama di Amerika Serikat itu.
Diketahui, McDonald's sempat menjadi primadona selama masa-masa sulit pandemi Covid-19 di mana lonjakan pemasanan makanannya meningkat. Tetapi inflasi berdampak pada pemasukan perusahaan ketika konsumen mencari pilihan makanan yang lebih murah.
9. Salesforce
Perusahaan perangkat lunak berbasis cloud, Salesforce Inc berencana memangkas jumlah karyawan sebesar 10% dan menutup beberapa kantor di 2023. Pihak perusahaan mengatakan, PHK akan membuat mereka memangkas biaya besar sekitar USD 1,4 miliar hingga USD 2,1 miliar.
Lihat Juga :