Luhut Kembali Pertanyakan OTT: Kita Sekarang Hebat, Masa Bangga karena Kebodohan Kita
Jum'at, 27 Januari 2023 - 13:48 WIB
loading...
Menko, Luhut Binsar Pandjaitan untuk kesekian kalinya kembali, mempertanyakan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan untuk kesekian kalinya kembali, mempertanyakan operasi tangkap tangan ( OTT ) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurutnya, Indonesia tak perlu bangga dengan operasi rahasia atau tangkap basah bagi pelaku tindak pidana korupsi tersebut.
"Kita sekarang hebat, masa kita bangga dengan OTT, karena kebodohan kita. Karena kita tidak membangun ekosistem yang bagus, sekarang Presiden minta kita bangun ekosistem yang bagus," ungkap Menko Luhut, dikutip Jumat (27/1/2023).
Baca Juga: Tak Gubris Omongan Luhut, KPK Akan Tetap Lakukan OTT
Menurutnya, negara-negara maju hampir tidak melakukan operasi tangkap tangan seperti yang dilakukan di Indonesia. Negara-negara di dunia itu dia pandang sebagai negara yang bermartabat.
"Negara yang bermartabat, ada nggak yang OTT? Kita sekarang hebat masuk OTT, masa kita bangga lihat OTT?," ucapnya.
Baca Juga: Luhut Tak Ingin Negara Indonesia Terkenal karena OTT, Begini Alasannya
"Saya ngomong soal OTT, pada marah-marah. Ingat ya, manusia itu punya sifat jelek, sifat baik. Genetik makanya ada agama. Setelah ada agama, dibikin peraturan perundang-undangan. Enggak cukup, sekarang ada teknologi," lanjut dia.
"Kita sekarang hebat, masa kita bangga dengan OTT, karena kebodohan kita. Karena kita tidak membangun ekosistem yang bagus, sekarang Presiden minta kita bangun ekosistem yang bagus," ungkap Menko Luhut, dikutip Jumat (27/1/2023).
Baca Juga: Tak Gubris Omongan Luhut, KPK Akan Tetap Lakukan OTT
Menurutnya, negara-negara maju hampir tidak melakukan operasi tangkap tangan seperti yang dilakukan di Indonesia. Negara-negara di dunia itu dia pandang sebagai negara yang bermartabat.
"Negara yang bermartabat, ada nggak yang OTT? Kita sekarang hebat masuk OTT, masa kita bangga lihat OTT?," ucapnya.
Baca Juga: Luhut Tak Ingin Negara Indonesia Terkenal karena OTT, Begini Alasannya
"Saya ngomong soal OTT, pada marah-marah. Ingat ya, manusia itu punya sifat jelek, sifat baik. Genetik makanya ada agama. Setelah ada agama, dibikin peraturan perundang-undangan. Enggak cukup, sekarang ada teknologi," lanjut dia.
(akr)
Lihat Juga :