4 Tahun Indonesia Surplus Beras, Mentan: Terakhir Saya Tidak Mengerti Alasan Impor Apa
Jum'at, 27 Januari 2023 - 16:23 WIB
loading...
A
A
A
"Padi yang dipanen pada tahun 2022 menjadi 54 juta ton gabah, sekarang menjadi beras 32,54 juta ton, ini bukan data saya, data BPS," sambung Mentan.
Baca Juga: Ada Impor Saat Produksi Padi Surplus, Ketua Komisi IV: Ingin Tanya ke Pakar S7, tapi Tak Ada
Seperti diketahui sebelumnya Bulog pada tahun 2022 lalu melakukan impor beras sebanyak 501.700 ton. Alasan impor itu berdasarkan untuk menutupi cadangan beras yang dimiliki pemerintah.
Fenomena impor beras itu juga mendapat sorotan dari Ketua Komusi IV DPR RI, Sudin pada RDP Bersama Jajaran Kementan dan Perum Bulog beberapa pekan yang lalu. Menurutnya Bulog harus melakukan penyerapan terhadap gabah petani agar bisa menciptakan nilai tambah perekonomian untuk para petani.
"Saya sampai tanya ke pakar-pakar yang S3, cuma saya waktu itu nanya S7 tidak ada, surplus apasih pengertiannya, surplus itu kan lebih. Tahun 2019 surplusnya 2,38 juta ton, tahun selanjutnya juga surplus, kalau surplus terus kok harus ada impor?," pungkas Sudin.
Baca Juga: Ada Impor Saat Produksi Padi Surplus, Ketua Komisi IV: Ingin Tanya ke Pakar S7, tapi Tak Ada
Seperti diketahui sebelumnya Bulog pada tahun 2022 lalu melakukan impor beras sebanyak 501.700 ton. Alasan impor itu berdasarkan untuk menutupi cadangan beras yang dimiliki pemerintah.
Fenomena impor beras itu juga mendapat sorotan dari Ketua Komusi IV DPR RI, Sudin pada RDP Bersama Jajaran Kementan dan Perum Bulog beberapa pekan yang lalu. Menurutnya Bulog harus melakukan penyerapan terhadap gabah petani agar bisa menciptakan nilai tambah perekonomian untuk para petani.
"Saya sampai tanya ke pakar-pakar yang S3, cuma saya waktu itu nanya S7 tidak ada, surplus apasih pengertiannya, surplus itu kan lebih. Tahun 2019 surplusnya 2,38 juta ton, tahun selanjutnya juga surplus, kalau surplus terus kok harus ada impor?," pungkas Sudin.
(akr)
Lihat Juga :