Ada Impor Saat Produksi Padi Surplus, Ketua Komisi IV: Ingin Tanya ke Pakar S7, tapi Tak Ada

Senin, 16 Januari 2023 - 14:39 WIB
loading...
Ada Impor Saat Produksi...
Impor beras menjadi sorotan Komisi IV DPR. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Ketua Komisi IV DPR, Sudin, menilai kinerja BUMN pangan Bulog untuk memenuhi cadangan beras pemerintah perlu ditingkatkan. Menurut Sudin, pemenuhan kebutuhan cadangan beras itu kerap menggunakan jalur impor ketimbang menyerap produksi petani.

Baca juga: Jabodetabek Bakal Dibanjiri 35 Ribu Ton Beras, Mampukah Tekan Kenaikan Harga?

Padahal, setiap tahun produksi beras di Indonesia selalu mengalami surplus, akan tetapi impor beras tidak terelakan setiap tahunnya. Kebijakan itu praktis merugikan petani, sebab akan berdampak pada pembentukan harga beras yang ada di pasar.

"Saya sudah mengingatkan, untuk serap gabah atau beras pada saat musim panen, karena saya lihat kinerja direktur pengadaan juga kurang bagus. Kalau perlu diganti, ganti Pak Buwas (Budi Waseso)," ujar Sudin dalan raker bersama Kementan dan Bulog, Senin (16/1/2023).

Lebih lanjut Sudin memaparkan data tentang surplus beras jika melihat setidaknya empat tahun ke belakang. Pada tahun 2019 produktivitas padi surplus 2,38 juta ton, dan melakukan impor sebanyak 444.508 ton, sedangkan pada tahun 2020 produktivitas padi juga surplus 2,13 juta ton, dan melakukan impor 356.286 ton.

Kemudian pada tahun 2021 lalu produksi padi juga surplus 1,31 juta ton, dan tetap melakukan impor sebanyak 407.741 ton. Pada tahun 2022 lalu produksi padi kembali surplus 1,74 juta ton dan impor juga dilakukan sebanyak 501.700 ton.

"Saya sampai tanya ke pakar-pakar yang S3, cuma saya waktu itu nanya S7 tidak ada. Surplus apa sih pengertiannya, surplus itu kan lebih," kata Sudin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Kolaborasi Bulog Cirebon...
Kolaborasi Bulog Cirebon dan Pemda Jaga Inflasi di Tengah Ketidakpastian Global
Soal Surat Kadin China...
Soal Surat Kadin China ke Prabowo, DPR Minta Pemerintah Lakukan Evaluasi
Titiek Soeharto Harap...
Titiek Soeharto Harap Nihi Rote-Hospitality Academy Tingkatkan Kesejahteraan di NTT
Rekomendasi
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Infografis
Tak Ada Ganjil-Genap...
Tak Ada Ganjil-Genap di Tempat Wisata saat Libur Lebaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved