Siapkan SDM Pertanian Unggul, Polbangtan Kementan Gandeng Jepang dan Taiwan

Jum'at, 27 Januari 2023 - 21:08 WIB
loading...
Siapkan SDM Pertanian...
Salah satu perwakilan tim Persol Global Worldforce melakukan presentasi di Kampus Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor, Jawa Barat, Jumat (27/1/2023).
A A A
JAKARTA - Dunia usaha menuntut sumber daya manusia (SDM) memiliki wawasan global. Tak hanya dari segi keilmuan, namun juga kemampuan berbahasa asing. Menyikapi hal ini, Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong SDM pertanian untuk meningkatkan kompetensinya.

Tak terkecuali bagi mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor yang akan mengikuti program magang di Jepang dan Taiwan kerjasama Pusat Pendidikan Pertanian dengan Persol Global Worldforce.

Persol Global Worldforce mengirimkan sumber daya manusia yang siap bekerja dengan pengalaman di bidang pertanian, kemudian mengubah tempat kerja sesuai dengan musim di setiap area produksi.

(Baca juga:Kementan Kedepankan Penyuluhan Bangun Kompetensi SDM Pertanian)

Adapun tujuan dilaksanakan program magang ini antara lain adalah untuk meningkatkan kapasitas usaha di bidang pertanian/peternakan, meningkatkan mutu lulusan Polbangtan/PEPI, mengembangkan kapasitas SDM Pertanian, transfer teknologi dan mindset dalam berusaha agribisnis. Selain itu juga meningkatkan jejaring kemitraan usaha pertanian, dan meningkatkan peluang ekonomi kedua negara dalam bentuk ekspor komoditas pertanian.

Seperti yang dijelaskan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam berbagai kesempatan, SDM pertanian perlu terus di-upgrade. Utamanya agar petani milenial pandai beradaptasi terhadap perkembangan dunia usaha. “Kualitas SDM pertanian harus selalu ditingkatkan, sebab pertanian saat ini harus terus berinovasi dan menyesuaikan dengan perkembangan teknologi,” jelas Mentan Syahrul dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/1/2023).

Senada, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi meneguhkan upayanya menyiapkan SDM pertanian yang unggul. “Dan salah satu fokus BPPSDMP adalah mewujudkan SDM yang handal, berdaya saing, serta berjiwa entrepreneur,” papar Dedi.

(Baca juga:Kementan Dukung Peningkatan SDM Pertanian melalui Pelatihan)

Dedi menekankan pentingnya SDM dalam pembangunan pertanian, terlebih pertanian terbukti berhasil menjadi penyangga perekonomian negara. Sehingga, perlu menyiapkan SDM pertanian dimulai sejak di bangku kuliah.

Dalam rangka persiapan rangkaian kerjasama inilah, Persol Global Worldforce melakukan kunjungan untuk melakukan koordinasi di Kampus Polbangtan Bogor, Jumat (27/1/2023).

Adapun kualifikasi calon peserta dari mahasiswa di antaranya berusia 18-36 tahun, memiliki motivasi tinggi, sehat jasmani dan rohani untuk mengikuti pekerjaan bertani di luar negeri. Syarat lainnya merupakan petani muda yang mempunyai pengalaman aktif minimal satu tahun atau fresh graduate yang mempunyai latar belakang jurusan pertanian (diperoleh melalui teknik wawancara peserta), serta berpikiran terbuka dan mampu beradaptasi dengan masyarakat di Jepang dan Taiwan (diperoleh melalui teknik wawancara peserta).

Masaru Kawaguchi, selaku Tim Perwakilan Persol Jepang mengatakan bahwa nantinya, peserta akan dibekali dengan pelatihan bahasa dan budaya Jepang selama kurang lebih empat bulan. Setelah itu, mahasiswa akan dipersiapkan untuk study dan training di negara tujuan. Setelah melalui proses uji kelayakan dan medical check up.

Syaifuddin, selaku Direktur Polbangtan Bogor berharap kerjasama ini tidak hanya berlaku bagi mahasiswa saja, tetapi juga untuk dosen dan karyawan. “Saya berharap, agar para mahasiswa yang berangkat memperoleh ilmu sebanyak-banyaknya. Kemudian dikembangkan di Indonesia agar ada proses penyelenggaraan pendidikan tinggi di Polbangtan Bogor bisa menjadi lebih baik,” ujarnya.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mentan Amran Copot Oknum...
Mentan Amran Copot Oknum ASN yang Sewakan Lahan Negara 300 Hektare
Omzet Petani Milenial...
Omzet Petani Milenial Rp5 Miliar per Tahun, Mentan Amran Janji Permudah Perizinan
Kementan Dorong Petani...
Kementan Dorong Petani Muda Aktif di Koperasi Desa Merah Putih 
Lewat YESS, Kementan...
Lewat YESS, Kementan Pastikan Peran Aktif Disabilitas dalam Pembangunan Pertanian
Pilar Swasembada Pangan,...
Pilar Swasembada Pangan, Kementan Cetak Ratusan Ribu Petani Muda
Petani Milenial Kaltim...
Petani Milenial Kaltim Raup Cuan Rp24 Juta per Bulan, Mentan Amran Terharu
Diskriminasi Menahun:...
Diskriminasi Menahun: Daging Sapi Vs Daging Kerbau
Mentan Amran: Rehabilitasi...
Mentan Amran: Rehabilitasi Sawah Pascabencana di Sumatera Tanggung Jawab Negara
Kementan Bentuk 33 Balai...
Kementan Bentuk 33 Balai Besar Modernisasi Pertanian di 33 Provinsi
Rekomendasi
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Suka Takut Minum Vitamin...
Suka Takut Minum Vitamin C Karena Bikin Lambung Perih? Ini Penjelasannya
Berita Terkini
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved