alexa snippet

Anak Usaha IATA Bidik Angkut 3 Juta Ton Batu Bara

Anak Usaha IATA Bidik Angkut 3 Juta Ton Batu Bara
PT Indonesia Transport & Infrastructure Tbk (IATA), melalui anak usahanya, PT MNC Infrastruktur Utama membidik untuk mengangkut 3 juta ton batu bara tahun ini. Foto: Ilustrasi/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Selain sektor penerbangan, PT Indonesia Transport & Infrastructure Tbk (IATA), melalui anak usahanya PT MNC Infrastruktur Utama membidik untuk mengangkut 3 juta ton batu bara tahun ini.

Pada tahun ini PT MNC Infrastruktur Utama, telah berhasil membangun Barges Loading Conveyor (BLC) di Palaran, Kalimantan Timur dengan kapasitas 1.000 MT/jam.

Wakil Presiden Direktur IATA Wishnu Handoyono menjelaskan, dengan diversifikasi tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi tambahan cukup signifikan bagi perseroan.

"Tahun ini target daya angkut hampir capai 3 juta ton. Kontrak sudah ada yang dipegang, ada confidence agreement dengan dua tambang besar di sekitar lokasi pelabuhan," ujarnya usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di MNC Tower, Jakarta, Rabu (3/6/2015).

Adapun jarak antara perusahaan pertambangan dan pelabuhan milik perseroan sepanjang 14 kilometer (km). Selain itu juga akan memaksimalkan kapasitas produksi yang dimiliki dengan dilakukan pendekatan atas potensi customer. "Karena mereka berkepentingan jadinya gunakan jasa pelabuhan kami," jelas Wishnu.

Dia mengatakan, kontribusi pendapatan dari pelabuhan batu bara sebesar USD6 juta sampai USD7 juta dari total keseluruhan sebesar USD23 juta pada tahun lalu. "Sementara tahun ini menargetkan pendapatan USD30 juta secara konsolidasi," pungkas Wishnu.

(Baca: IATA Rombak Jajaran Direksi dan Komisaris)
(izz)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top