Tak Terpengaruh UU P2SK, Tren Penguatan Aset Kripto Diprediksi Tetap Berlanjut
Minggu, 29 Januari 2023 - 13:56 WIB
loading...
Aset kripto diprediksi melanjutkan tren penguatan. Ilustrasi foto/pexels/rodnae productions
A
A
A
JAKARTA - Aset kripto diprediksi melanjutkan tren penguatan pada perdagangan besok, Senin (30/1). Penguatan ini seiring melambatnya laju inflasi di Amerika Serikat (AS).
Tren penguatan seakan tak terpengaruh oleh langkah pemerintah Indonesia dan DPR yang sepakat untuk mengatur aset keuangan digital, termasuk aset kripto di dalam Rancangan Undang-Undang tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) yang telah disahkan oleh presiden menjadi Undang-undang (UU) di awal bulan.
Analis sekaligus Komisaris PT Orbi Trade Berjangka, Vandy Cahyadi mengatakan, sentimen positif terhadap pergerakan kripto datang dari salah satu indikator tingkat inflasi yang masih jauh di atas target.
"Ini terlihat dari indeks harga produsen di AS menunjukkan adanya perlambatan. Tercatat, pada pertengahan 2022 indeks harga produsen AS mencapai 18% secara tahunan, sementara pada penghujung tahun menyusut menjadi 6,2%," kata Vandy dalam catatannya, Minggu (29/1/2023).
Menurut dia, pendukung kripto akan bijaksana untuk mengawasi non fungible token (NFT) dan aplikasi merek dagang metaverse tahun ini yang merupakan 'sinyal yang dapat diandalkan' dari rencana penggunaan masa depan.
Tren penguatan seakan tak terpengaruh oleh langkah pemerintah Indonesia dan DPR yang sepakat untuk mengatur aset keuangan digital, termasuk aset kripto di dalam Rancangan Undang-Undang tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) yang telah disahkan oleh presiden menjadi Undang-undang (UU) di awal bulan.
Analis sekaligus Komisaris PT Orbi Trade Berjangka, Vandy Cahyadi mengatakan, sentimen positif terhadap pergerakan kripto datang dari salah satu indikator tingkat inflasi yang masih jauh di atas target.
"Ini terlihat dari indeks harga produsen di AS menunjukkan adanya perlambatan. Tercatat, pada pertengahan 2022 indeks harga produsen AS mencapai 18% secara tahunan, sementara pada penghujung tahun menyusut menjadi 6,2%," kata Vandy dalam catatannya, Minggu (29/1/2023).
Menurut dia, pendukung kripto akan bijaksana untuk mengawasi non fungible token (NFT) dan aplikasi merek dagang metaverse tahun ini yang merupakan 'sinyal yang dapat diandalkan' dari rencana penggunaan masa depan.
Lihat Juga :