Mengawali 2023, The Fed Kerek Suku Bunga AS 25 Basis Poin

Kamis, 02 Februari 2023 - 11:24 WIB
loading...
Mengawali 2023, The...
Ketua Federal Reserve Jerome Powell. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Bank sentral AS kembali menaikkan suku bunga untuk menstabilkan harga di ekonomi terbesar dunia itu. Federal Reserve mengumumkan akan menaikkan suku bunga utamanya sebesar 25 basis poin.

Itu menandai kenaikan terkecil sejak Maret lalu, setelah serangkaian kenaikan suku bunga yang agresif tahun lalu. Tetapi para pejabat bank meminta tetap waspada.

Pergerakan bank diawasi ketat di seluruh dunia karena AS mendorong pergeseran global setelah bertahun-tahun suku bunga rendah yang mengikuti krisis keuangan. Bank of England dan Bank Sentral Eropa diperkirakan akan mengumumkan kenaikan suku bunga.

Melansir BBC, Kenaikan suku bunga yang diumumkan oleh Fed ini mendorong kenaikan suku bunga acuan bank di kisaran 4,5% -4,75% tertinggi sejak 2007. Namun pejabat bank AS mengingatkan risiko perlembatan ekonomi yang menyebabkan lonjakan pemutusan hubungan kerja (PHK).

Baca Juga: The Fed Terus Agresif, Pengamat: Suku Bunga Naik 3-4 Kali Lagi di 2023

Tekanan telah meningkat kepada perbankan untuk memperlambat, atau menghentikan kenaikan suku bunga karena biaya pinjaman yang lebih tinggi merugikan sektor-sektor seperti perumahan dan ekonomi AS melambat tajam. Suara-suara itu semakin keras di tengah data terbaru yang menunjukkan inflasi AS turun menjadi 6,5% bulan lalu.

Banyak investor memproyeksikan bahwa bank hanya akan menaikkan suku bunga sekali lagi setelah pertemuan ini. Kepala Federal Reserve Jerome Powell mengatakan pejabat bank tetap khawatir dengan data yang menunjukkan kenaikan perawatan kesehatan meningkat jauh lebih cepat daripada kecepatan 2% yang dianggap sehat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Rekomendasi
Sentul Drag Record Simpati...
Sentul Drag Record Simpati 5G Akhir Pekan Ini Hadir dengan Konsep Baru
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Berita Terkini
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved