Profil Raksasa Ecommerce China JD.Com, Induk dari JD.ID yang Tutup Per Maret 2023
Kamis, 02 Februari 2023 - 16:03 WIB
loading...
A
A
A
Situs daring B2C perusahaan tersebut aktif di Januari 2004 dengan nama domain jdlaser.com lalu 360buy.com di 2007. Akhirnya nama domain diubah lagi menjadi JD.com di Maret 2013.
Sebelum membuka ritel online-nya, JD.Com bertempatan di salah satu pusat belanja teknologi Zhonguancun di Beijing pada 18 Juni 1998. Ricard Liu menggunakan uang tabungannya untuk menyewakan unit ritel offline-nya tersebut.
Kemudian pada tahun 2004, ia mencoba membuka toko serba ada secara online bernama JD.Com . Mereka selalu mengawasi setiap stok pasokan dan memberikan pelayanan tingkat satu kepada para konsumennya.
Strategi demi strategi ia lakukan untuk memberikan pelayanan yang terbaik ke konsumennya. Beberapa di antaranya yaitu perusahaan ini menerapkan pengiriman dengan alat canggih yang terhubung ke drone.
JD.Com tidak mengesampingkan kualitas. JD.Com membatasi para penjual dan melalukan pengawasan yang ketat di ritel online untuk menghindari adanya barang palsu.
Perusahaan ini menetapkan standar untuk belanja online melalui komitmennya. Beberapa di antaranya, yaitu kualitas, keaslian, dan penawaran produk yang luas dan mencakup banyak kategori mulai dari makanan dan pakaian segar hingga elektronik dan kosmetik.
Pada Oktober 2008, JD.Com mulai menawarkan barang dagangan umum, mengubah bisnis dari pengecer elektronik menjadi platform e-niaga yang lengkap. Pada Desember 2010, JD.Com meluncurkan, platform pasar daring yang memungkinkan perusahaan memperluas jangkauan pilihan produk bagi konsumen.
Sebelum membuka ritel online-nya, JD.Com bertempatan di salah satu pusat belanja teknologi Zhonguancun di Beijing pada 18 Juni 1998. Ricard Liu menggunakan uang tabungannya untuk menyewakan unit ritel offline-nya tersebut.
Kemudian pada tahun 2004, ia mencoba membuka toko serba ada secara online bernama JD.Com . Mereka selalu mengawasi setiap stok pasokan dan memberikan pelayanan tingkat satu kepada para konsumennya.
Strategi demi strategi ia lakukan untuk memberikan pelayanan yang terbaik ke konsumennya. Beberapa di antaranya yaitu perusahaan ini menerapkan pengiriman dengan alat canggih yang terhubung ke drone.
JD.Com tidak mengesampingkan kualitas. JD.Com membatasi para penjual dan melalukan pengawasan yang ketat di ritel online untuk menghindari adanya barang palsu.
Perusahaan ini menetapkan standar untuk belanja online melalui komitmennya. Beberapa di antaranya, yaitu kualitas, keaslian, dan penawaran produk yang luas dan mencakup banyak kategori mulai dari makanan dan pakaian segar hingga elektronik dan kosmetik.
Pada Oktober 2008, JD.Com mulai menawarkan barang dagangan umum, mengubah bisnis dari pengecer elektronik menjadi platform e-niaga yang lengkap. Pada Desember 2010, JD.Com meluncurkan, platform pasar daring yang memungkinkan perusahaan memperluas jangkauan pilihan produk bagi konsumen.
Lihat Juga :