Ekosistem Karbon Biru Harus Dikelola Secara Berkelanjutan
Jum'at, 03 Februari 2023 - 14:01 WIB
loading...
A
A
A
Diketahui, studi yang disusun menggunakan metode normatif-empiris dengan pendekatan komparatif selama satu setengah tahun termasuk wawancara, diskusi kelompok terfokus, dan tinjauan lapangan ke tiga provinsi, yaitu Bangka Belitung, Kepulauan Riau, dan Kalimantan Timur.
Baca Juga: Pemerintah Sebut Status Warisan Dunia dalam Bahaya untuk TRHS Segera Diakhiri
Studi ini mengkaji enam elemen tata kelola EKB, yaitu Kerangka Hukum dan Kebijakan Nasional; Penataan Kelembagaan; Partisipasi dan Pemberdayaan Masyarakat; Keamanan Tenurial; Pengawasan dan Penegakan Hukum; Pendanaan dan Pendistribusian Manfaat secara Berkeadilan.
Kebijakan berbasis sains (scientific based policies) memerlukan koordinasi yang baik untuk merealisasikan potensi EKB dalam berkontribusi pada pencapaian ambisi iklim Indonesia Target Pembangunan Berkelanjutan, serta peningkatan kesejahteraan blue carbon dependent people.
"Blue carbon ecosystem governance yang kuat melalui kolaborasi dan sinergi antar pemangku kepentingan akan menjadi katalisator untuk memastikan masa depan EKB yang berkelanjutan dan berkeadilan," kata Achmad Santosa.
Baca Juga: Pemerintah Sebut Status Warisan Dunia dalam Bahaya untuk TRHS Segera Diakhiri
Studi ini mengkaji enam elemen tata kelola EKB, yaitu Kerangka Hukum dan Kebijakan Nasional; Penataan Kelembagaan; Partisipasi dan Pemberdayaan Masyarakat; Keamanan Tenurial; Pengawasan dan Penegakan Hukum; Pendanaan dan Pendistribusian Manfaat secara Berkeadilan.
Kebijakan berbasis sains (scientific based policies) memerlukan koordinasi yang baik untuk merealisasikan potensi EKB dalam berkontribusi pada pencapaian ambisi iklim Indonesia Target Pembangunan Berkelanjutan, serta peningkatan kesejahteraan blue carbon dependent people.
"Blue carbon ecosystem governance yang kuat melalui kolaborasi dan sinergi antar pemangku kepentingan akan menjadi katalisator untuk memastikan masa depan EKB yang berkelanjutan dan berkeadilan," kata Achmad Santosa.
(nng)
Lihat Juga :