Dukung UMKM, Solusi Kemasan Digital Incar Dana IPO Rp49,8 Miliar

Kamis, 02 Februari 2023 - 21:48 WIB
loading...
Dukung UMKM, Solusi...
Solusi Kemasan Digital melantai di bursa saham. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Solusi Kemasan Digital Tbk (PACK) atau FlexyPack yang bergerak di bisnis kemasan fleksibel digital menggelar penawaran umum perdana/initial public offering (IPO) dengan mengincar dana total Rp49,89 miliar. Masa penawaran umum dimulai pada 2 Februari-6 Februari 2023. Aksi IPO ini akan mendukung keberlanjutan bisnis UMKM. Menurut jadwal, PACK segera melantai ke bursa saham pada 8 Februari 2023.

Diketahui, kemasan produk merupakan elemen penting dalam sebuah usaha dengan lima fungsi utama, yaitu; mewadahi produk, melindungi dan mengawetkan produk, identitas produk, menambah daya tarik calon pembeli, hingga melindungi lingkungan luar dari produk yang berbahaya.

"Seperti diketahui, kemasan memiliki peran penting dalam menjaga keamanan produk, terutama produk makanan yang tidak dapat bertahan dalam jangka panjang. Terlebih penampilan packaging berperan sangat penting untuk membuat produk lebih menarik dan lebih banyak diminati oleh konsumen," kata Komisaris Utama dan Co-founder FlexyPack Michael Jusanti dalam pernyataannya, di Jakarta, Kamis (2/2/2023).

Baca Juga: Mantap IPO, Pertamina Geothermal Cetak Laba Bersih Rp1,69 Triliun

Kemasan hasil produksi dapat memperpanjang ketahanan produk untuk meningkatkan efisiensi produksi, distribusi yang lebih jauh, dan mengurangi limbah makanan. Bahan yang ditawarkan bervariasi dan dapat menjadi solusi yang tepat tergantung kebutuhan dari setiap produk, budget, maupun target konsumen. Dengan penawaran kemasan yang lengkap, UMKM dapat menyaingi produknya dengan merek-merek besar hingga melakukan ekspor ke luar negeri.

"Kami percaya FlexyPack dapat mendorong pemilik usaha terutama UMKM di Indonesia untuk bisa menyaingi merek-merek besar melalui kemasan yang berkualitas. Produk lokal di Indonesia tidak kalah kualitas, hanya saja sering kali kemasannya kurang menarik. Semoga bersama kami bisa mengubah ini untuk mengedepankan produk-produk lokal dan bisa bersaing di level global," kata Direktur Utama FlexyPack Denny Winoto.

PACK menerbitkan sebanyak 308 juta saham baru dengan nilai nominal sebesar Rp10 per saham. Jumlah tersebut setara 20,03% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Perseroan menawarkan ke masyarakat dengan harga penawaran awal (bookbuilding) sebesar Rp110 - Rp162 per saham.

Baca Juga: Pengelola Bimbel Lavender Gelar IPO, Bidik Dana Segar Rp54,8 Miliar

Secara bersamaan, PACK juga menerbitkan sebanyak 61,6 juta Waran Seri I yang menyertai saham baru, atau total sebesar 5,01% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh. Setiap pemegang 5 saham PACK akan mendapatkan 1 Waran Seri I dengan jangka waktu pelaksanaan selama dua tahun, yang mulai berlaku pada 7 Agustus 2023 sampai 6 Februari 2025.
Perseroan menunjuk PT NH Korindo Sekuritas Indonesia selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek dalam rangka penawaran umum perdana ini.

Terkait alokasi penggunaan dana, PACK akan memakai 79% untuk modal kerja dengan rincian sekitar 19% akan dipakai untuk membiayai ongkos pemasaran dan promosi, dan 60% untuk bahan baku produksi. Sementara sisanya sekitar 21% akan digunakan untuk belanja modal atau capital expenditure (capex). Perseroan bakal mengembangkan sistem informasi dan teknologi FlexyPack System 2.0 untuk mempermuda proses pembelanjaan produk perseroan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Lewat Asia Grassroots...
Lewat Asia Grassroots Forum, Kesehatan Finansial Jadi Babak Baru Inklusi Keuangan Bagi Akar Rumput
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Jakarta Night Market...
Jakarta Night Market Glodok Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Raup Untung Besar
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Rekomendasi
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
PT Pegadaian CPS Pondok...
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Bersama Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
Pengadilan China Melelang...
Pengadilan China Melelang 100 Ton Buaya Hidup Rp9,2 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved