Cek Biaya Haji dari China Bikin Geleng Kepala, Bisa Sampai Ratusan Juta Rupiah
Senin, 06 Februari 2023 - 13:23 WIB
loading...
A
A
A
Buat mereka yang berasal dari Beijing dan kota-kota besar lainnya di wilayah utara, timur, selatan, dan tenggara daratan China biasanya penerbangan untuk ibadah haji dilakukan dengan transit selama beberapa waktu di Urumqi, Daerah Otonomi Xinjiang, guna keperluan pengisian bahan bakar minyak pesawat sebelum menuju ke Tanah Suci.
Mirip dengan di Indonesia, jamaah haji asal China pun biasanya menumpang pesawat carter yang berangkat dari berbagai kota. Selain Beijing, ada beberapa kota di China yang setiap tahun memberangkatkan calon jamaah haji dalam jumlah besar ke Tanah Suci, di antaranya Xi'an (Provinsi Shaanxi), Lanzhou (Provinsi Gansu), Kunming (Provinsi Yunnan), Daerah Otonomi Ningxia, dan Provinsi Qinghai.
Pada tahun 2018, China telah memberangkatkan 11.500 muslim ke Tanah Suci. Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan dengan tahun 2017 sebanyak 12.800 orang dan tahun 2016 sebesar 14.500 orang.
Ada hal unik yang dilakukan pemerintah China yakni dengan membekali perangkat semacam GPS bagi setiap anggota jamaah haji asal China untuk memudahkan koordinasi di antara jamaah. Selain itu juga berfungsi memudahkan pencarian anggota jamaah haji jika ada yang terpisah dari rombongan.
Baca Juga: Naik Hampir 2 Kali Lipat Jadi Rp69 Juta, Biaya Haji Dianggap Terlalu Mahal
Mirip dengan di Indonesia, jamaah haji asal China pun biasanya menumpang pesawat carter yang berangkat dari berbagai kota. Selain Beijing, ada beberapa kota di China yang setiap tahun memberangkatkan calon jamaah haji dalam jumlah besar ke Tanah Suci, di antaranya Xi'an (Provinsi Shaanxi), Lanzhou (Provinsi Gansu), Kunming (Provinsi Yunnan), Daerah Otonomi Ningxia, dan Provinsi Qinghai.
Pada tahun 2018, China telah memberangkatkan 11.500 muslim ke Tanah Suci. Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan dengan tahun 2017 sebanyak 12.800 orang dan tahun 2016 sebesar 14.500 orang.
Ada hal unik yang dilakukan pemerintah China yakni dengan membekali perangkat semacam GPS bagi setiap anggota jamaah haji asal China untuk memudahkan koordinasi di antara jamaah. Selain itu juga berfungsi memudahkan pencarian anggota jamaah haji jika ada yang terpisah dari rombongan.
Baca Juga: Naik Hampir 2 Kali Lipat Jadi Rp69 Juta, Biaya Haji Dianggap Terlalu Mahal
Lihat Juga :