Tatkala Apindo Keluhkan Langkah BI Terus Naikkan Suku Bunga Acuan

Selasa, 07 Februari 2023 - 15:55 WIB
loading...
Tatkala Apindo Keluhkan...
Keputusan BI yang terus menaikkan suku bunga dikeluhkan pengusaha. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kebijakan Bank Indonesia ( BI ) yang telah menaikkan suku bunga acuannya mendapatkan keluhan dari sebagian kalangan, terutama pengusaha. Meskipun tujuan kenaikan suku bunga itu untuk mengendalikan inflasi, sehingga harga barang-barang menjadi terkendali.

Baca juga: BI Naikkan Lagi Suku Bunga Acuan Menjadi 5,75 Persen, Begini Dalihnya!

Ketua Komite Analis Kebijakan Ekonomi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Ajib) Ajib Hamdani mengatakan kenaikan suku bunga acuan BI yang terus-menerus bisa berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Dampaknya bisa dilihat dari pertumbuhan ekonomi di kuartal IV.

"Bicara soal sektor moneter, pemerintah seharusnya tidak mengendalikan inflasi hanya dengan terus menaikkan suku bunga acuan karena ketika suku bunga terus naik yang terkorbankan adalah sisi pertumbuhan ekonominya. Kita lihat di kuartal IV kemarin (ekonomi) tumbuhnya hanya 5,01%," jelas Ajib dalam Market Review hari ini, Selasa (7/2/2023).

Ajib menambahkan, rekomendasi Apindo lainnya agar ekonomi terus bertumbuh, yaitu pemerintah harus lebih mengoptimalkan sektor fiskal untuk bisa memberikan daya ungkit maksimal sehingga dapat tumbuh dengan baik. Terakhir, lanjut Ajib, yaitu sektor riil enilai, pemerintah seharusnya lebih memperhatikan sektor riil agar investasi yang mengalir mampu menyerap tenaga kerja dengan maksimal
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Purbaya Tarik Dana SAL,...
Purbaya Tarik Dana SAL, BTN Siap Kembalikan Rp38 Triliun
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp8.030 Triliun di Akhir Mei 2026
Bagaimana Kebijakan...
Bagaimana Kebijakan Bank Sentral Berpengaruh terhadap Pasar Mata Uang?
BI Blak-blakan soal...
BI Blak-blakan soal Kombinasi Pemicu Kejatuhan Rupiah yang Sempat Rp18 Ribu per Dolar AS
Pengusaha Buka Suara...
Pengusaha Buka Suara soal Pabrik Otomotif Jepang Kabur dari RI ke Vietnam
Perkuat Ekosistem Usaha...
Perkuat Ekosistem Usaha di Kaltara, Askrindo Jalin Kerja Sama Strategis dengan DPP APINDO Kota Tarakan
Perkuat Digitalisasi...
Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta, BI-Pemprov DKI Kolaborasi Ceremony QRIS
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Rekomendasi
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
Usai Diperiksa Kejagung...
Usai Diperiksa Kejagung sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
Komisi IX DPR Cecar...
Komisi IX DPR Cecar BGN usai Pamer Dapat WTP dari BPK: Jangan-jangan Dibikin-bikin
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
Infografis
4.155 Peserta Lolos...
4.155 Peserta Lolos PPPK Paruh Waktu Kemenag, Ini Langkah Selanjutnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved