Rangkul 40 Ribu Lebih UMKM, Aplikasi Wirausaha Ini Cetak Kinerja Gemilang di 2022
Selasa, 07 Februari 2023 - 12:45 WIB
loading...
Aplikasi wirausaha, majoo Indonesia mencatatkan kinerja gemilang sepanjang 2022 dengan berhasil merangkul lebih dari 40 ribu UMKM di lebih dari 600 kota. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Aplikasi wirausaha , majoo Indonesia mencatatkan kinerja gemilang sepanjang 2022 dengan berhasil merangkul lebih dari 40 ribu UMKM di lebih dari 600 kota. Para pelakub usaha kecil itu merasakan manfaat dan kemudahan mengelola bisnis lewat sistem digital.
Founder & CEO majoo Indonesia, Adi Wahyu Rahadi menyatakan, bahwa tahun lalu transaksi yang diproses melalui aplikasi majoo oleh para pengusaha tersebut mencapai Rp 2 triliun per bulannya. Pencapaian ini meningkat sebesar 80% dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca Juga: Digitalisasi UMKM Peluang Raih Pasar Global
Menariknya, prestasi ini diraih majoo di tengah isu resesi dan tidak lepas dari tingginya adopsi digitalisasi oleh para pengusaha. Menurutnya majoo membantu pengusaha untuk menjalankan usahanya dengan efisien dan juga memberikan fleksibilitas di dalam segala keterbatasan saat pandemi.
“Pandemi mengakselerasi pengusaha kita untuk melek digitalisasi. Transformasi ekonomi ke industri digital terus mendorong pemanfaatan teknologi yang menggeser pola transaksi dan interaksi masyarakat menjadi lebih berbasis online. Teknologi dan transaksi secara online, seperti penyajian menu makanan, pencatatan order ataupun pembayaran non-cash, bukan hanya terjadi di toko online, tetapi juga di toko offline, restaurant maupun penyedia jasa lainnya,” ungkapnya saat ditemui di kantor majoo di Jakarta, Senin (6/2/2023).
Founder & CEO majoo Indonesia, Adi Wahyu Rahadi menyatakan, bahwa tahun lalu transaksi yang diproses melalui aplikasi majoo oleh para pengusaha tersebut mencapai Rp 2 triliun per bulannya. Pencapaian ini meningkat sebesar 80% dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca Juga: Digitalisasi UMKM Peluang Raih Pasar Global
Menariknya, prestasi ini diraih majoo di tengah isu resesi dan tidak lepas dari tingginya adopsi digitalisasi oleh para pengusaha. Menurutnya majoo membantu pengusaha untuk menjalankan usahanya dengan efisien dan juga memberikan fleksibilitas di dalam segala keterbatasan saat pandemi.
“Pandemi mengakselerasi pengusaha kita untuk melek digitalisasi. Transformasi ekonomi ke industri digital terus mendorong pemanfaatan teknologi yang menggeser pola transaksi dan interaksi masyarakat menjadi lebih berbasis online. Teknologi dan transaksi secara online, seperti penyajian menu makanan, pencatatan order ataupun pembayaran non-cash, bukan hanya terjadi di toko online, tetapi juga di toko offline, restaurant maupun penyedia jasa lainnya,” ungkapnya saat ditemui di kantor majoo di Jakarta, Senin (6/2/2023).
Lihat Juga :