Pos Indonesia Berharap Dukungan DPR Jadi Holding BUMN Logistik
Rabu, 08 Februari 2023 - 19:06 WIB
loading...
Komisi VI DPR saat berkunjung ke PT Pos Indonesia. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT Pos Indonesia (Persero) berharap mendapat dukungan regulasi dari kalangan legislatif agar bisa menjadi champion layanan dan konsolidator logistik BUMN berbasis digital platform dan green energy. Upaya itu sejalan dengan rencana Menteri BUMN Erick Thohir agar ke depan Pos Indonesia menadi BUMN sektor logistik .
Baca juga: Pos Indonesia Tambah 37 Kantor Cabang Pembantu
“Tentu harapan Menteri BUMN itu menjadi tantangan tersendiri bagi Pos Indonesia, karena saat ini Pos Indonesia cenderung menitikberatkan layanannya pada sektor kurir. Artinya kami harus menjadikan kontribusi logistic service menjaadi nomor satu bagi perusahaan,” kata Direktur Utama Faizal R. Djoemadi, saat menerima kunjungan kerja Komisi VI DPR, dikutip Rabu (8/2/2023).
Gagasan serupa menjadi salah satu usulan Komisi VI DPR, bahkan Wakil Ketua Komisi VI, Martin Manurung, mengusung Pos Indonesia sebagai pemimpin dari holding BUMN logistik. Upaya itu agar BUMN menjadi lebih solid dalam menghadapi persaingan di bisnis logistik.
“Usulan ini diharapkan nantinya bisa memudahkan konsolidasi dan agar bisnis industri logistik negara dapat bersaing dengan perusahaan logistik swasta,” ungkap Martin.
Jon Erizal, anggota Komisi VI, sepandangan soal holding BUMN logistik. Menurut Erizal pembentukan holding BUMN logistik tak lepas dari banyaknya anak perusahaan BUMN yang bergerak di bidang tersebut.
"Jika seluruh perusaahaan logistik negara disatukan tentunya akan mempermudah integrasi logistik dan akan menekan biaya pengiriman logitik itu sendiri. Usulan ini nantinya akan dibahas dalam rapat Komisi VI untuk pematangan konsep," kata Jon Erizal.
Baca juga: Pos Indonesia Tambah 37 Kantor Cabang Pembantu
“Tentu harapan Menteri BUMN itu menjadi tantangan tersendiri bagi Pos Indonesia, karena saat ini Pos Indonesia cenderung menitikberatkan layanannya pada sektor kurir. Artinya kami harus menjadikan kontribusi logistic service menjaadi nomor satu bagi perusahaan,” kata Direktur Utama Faizal R. Djoemadi, saat menerima kunjungan kerja Komisi VI DPR, dikutip Rabu (8/2/2023).
Gagasan serupa menjadi salah satu usulan Komisi VI DPR, bahkan Wakil Ketua Komisi VI, Martin Manurung, mengusung Pos Indonesia sebagai pemimpin dari holding BUMN logistik. Upaya itu agar BUMN menjadi lebih solid dalam menghadapi persaingan di bisnis logistik.
“Usulan ini diharapkan nantinya bisa memudahkan konsolidasi dan agar bisnis industri logistik negara dapat bersaing dengan perusahaan logistik swasta,” ungkap Martin.
Jon Erizal, anggota Komisi VI, sepandangan soal holding BUMN logistik. Menurut Erizal pembentukan holding BUMN logistik tak lepas dari banyaknya anak perusahaan BUMN yang bergerak di bidang tersebut.
"Jika seluruh perusaahaan logistik negara disatukan tentunya akan mempermudah integrasi logistik dan akan menekan biaya pengiriman logitik itu sendiri. Usulan ini nantinya akan dibahas dalam rapat Komisi VI untuk pematangan konsep," kata Jon Erizal.
Lihat Juga :