Lebih Efisien, Bos AirAsia Dorong Pemanfaatan AI di Industri Penerbangan
Kamis, 09 Februari 2023 - 17:13 WIB
loading...
CEO Capital A, Tony Fernandes saat jumpa pers peluncuran Ask Bo di Kuala Lumpur International Airport, Malaysia, Rabu (8/2/2023). Foto/MPI/Dinar Fitra M
A
A
A
KUALA LUMPUR - Capital A, induk maskapai AirAsia , berambisi mendorong penerapan teknologi kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) agar berperan lebih dalam industri penerbangan. Formula chatbot berbasis AI dipilih untuk mengimbangi laju permintaan pelanggan terhadap layanan maskapai tersebut.
CEO Capital A, Tony Fernandes mengatakan, perusahaan tengah memacu komputasi demi mempermudah dalam menjawab puluhan juta pertanyaan konsumen yang masuk di superapps AirAsia. Pasalnya, jika secara manual tanpa bantuan AI, akan banyak menyita waktu.
"Mengingat ukuran maskapai AirAsia, dengan ribuan pengembalian uang dan permintaan perubahan penerbangan, manusia saja tidak dapat mengatasinya. Kita juga harus menggunakan teknologi," ujarnya saat jumpa pers peluncuran Ask Bo di Kuala Lumpur International Airport, Malaysia, Rabu (8/2/2023).
Ask Bo merupakan layanan pramutamu berbasis AI yang dibuat dalam versi terbaru untuk menggantikan ÁVA, platform lama yang sejak awal diluncurkan pada tahun 2019. Model 'Bo' menyerupai manusia virtual yang dinamai dari CEO Group AirAsia Avation Group, Bo Lingam.
Baca juga: Ramalan Bos Besar AirAsia, Tony Fernandes Soal Bandara Kertajati Akan Seperti Kualanamu
Avatar ini secara otomatis dapat memberikan informasi sekaligus menjawab keluhan pelanggan seperti status penerbangan, perubahan jadwal, bagasi, pembaruan waktu, hingga penerbitan boarding pass secara realtime.
Adapun layanan ini menggunakan multibahasa, baik Inggris, Mandarin, Melayu, Bahasa Indonesia, Thailand, Jepang, Korea, dan Vietnam.
CEO Capital A, Tony Fernandes mengatakan, perusahaan tengah memacu komputasi demi mempermudah dalam menjawab puluhan juta pertanyaan konsumen yang masuk di superapps AirAsia. Pasalnya, jika secara manual tanpa bantuan AI, akan banyak menyita waktu.
"Mengingat ukuran maskapai AirAsia, dengan ribuan pengembalian uang dan permintaan perubahan penerbangan, manusia saja tidak dapat mengatasinya. Kita juga harus menggunakan teknologi," ujarnya saat jumpa pers peluncuran Ask Bo di Kuala Lumpur International Airport, Malaysia, Rabu (8/2/2023).
Ask Bo merupakan layanan pramutamu berbasis AI yang dibuat dalam versi terbaru untuk menggantikan ÁVA, platform lama yang sejak awal diluncurkan pada tahun 2019. Model 'Bo' menyerupai manusia virtual yang dinamai dari CEO Group AirAsia Avation Group, Bo Lingam.
Baca juga: Ramalan Bos Besar AirAsia, Tony Fernandes Soal Bandara Kertajati Akan Seperti Kualanamu
Avatar ini secara otomatis dapat memberikan informasi sekaligus menjawab keluhan pelanggan seperti status penerbangan, perubahan jadwal, bagasi, pembaruan waktu, hingga penerbitan boarding pass secara realtime.
Adapun layanan ini menggunakan multibahasa, baik Inggris, Mandarin, Melayu, Bahasa Indonesia, Thailand, Jepang, Korea, dan Vietnam.
Lihat Juga :