Perkuat Segmentasi Korporasi di 2023, Begini Jurus Jasindo
Kamis, 09 Februari 2023 - 17:36 WIB
loading...
Direktur Bisnis Strategis Asuransi Jasindo, Syah Amondaris menerangkan, segmentasi korporasi meliputi LoB-LoB Property, Marine (cargo & hull), Energy Offshore dan Onshore, Engineering, serta Tanggung Gugat. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Asuransi Jasa Indonesia atau Asuransi Jasindo optimistis, bisa memperkuat bisnis segmentasi korporasi di 2023. Menurut Direktur Bisnis Strategis Asuransi Jasindo, Syah Amondaris, segmentasi korporasi meliputi LoB-LoB Property, Marine (cargo & hull), Energy Offshore dan Onshore, Engineering, serta Tanggung Gugat.
“Selain LoB-LoB tersebut, kami juga tetap fokus pada produk-produk yang memang menjadi penugasan dari pemerintah, seperti AUTP/AUTS dan Asuransi Barang Milik Negara (ABMN),” katanya di Jakarta.
Baca Juga: OJK Dorong Perusahaan Asuransi Masuk ke Kendaraan Listrik
Ia menambahkan, saat ini Asuransi Jasindo melakukan refocusing pada segmentasi korporasi sebagai core competence. Jasindo membagi menjadi dua segmentasi, yaitu korporasi BUMN dan Korporasi Non BUMN.
Syah Amondaris melanjutkan, di 2023 perusahaan tidak boleh lengah, tantangan terhadap industri asuransi pasti ada dan ditambah ancaman resesi. Sehingga pada tahun ini, kami merancang strategi-strategi yang dapat membantu perusahaan dalam mencapai target RKAP tahun 2023.
“Adapun strategi tersebut adalah strategi bisnis dan strategi enablers, yang kami rancang untuk menyesuaikan dengan core competence perusahaan, sumber daya yang ada, kebutuhan pasar, dan strategic issues yang akan dihadapi perusahaan ke depan,” katanya.
Optimistis Bangkit Usai RBC Positif
“Selain LoB-LoB tersebut, kami juga tetap fokus pada produk-produk yang memang menjadi penugasan dari pemerintah, seperti AUTP/AUTS dan Asuransi Barang Milik Negara (ABMN),” katanya di Jakarta.
Baca Juga: OJK Dorong Perusahaan Asuransi Masuk ke Kendaraan Listrik
Ia menambahkan, saat ini Asuransi Jasindo melakukan refocusing pada segmentasi korporasi sebagai core competence. Jasindo membagi menjadi dua segmentasi, yaitu korporasi BUMN dan Korporasi Non BUMN.
Syah Amondaris melanjutkan, di 2023 perusahaan tidak boleh lengah, tantangan terhadap industri asuransi pasti ada dan ditambah ancaman resesi. Sehingga pada tahun ini, kami merancang strategi-strategi yang dapat membantu perusahaan dalam mencapai target RKAP tahun 2023.
“Adapun strategi tersebut adalah strategi bisnis dan strategi enablers, yang kami rancang untuk menyesuaikan dengan core competence perusahaan, sumber daya yang ada, kebutuhan pasar, dan strategic issues yang akan dihadapi perusahaan ke depan,” katanya.
Optimistis Bangkit Usai RBC Positif
Lihat Juga :