Badai PHK di Perusahaan Teknologi Global Belum Reda, Kini Giliran Yahoo Pecat 1.600 Karyawan

Jum'at, 10 Februari 2023 - 14:45 WIB
loading...
Badai PHK di Perusahaan...
Yahoo akan melakukan PHK terhadap pekerjanya di seluruh dunia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pemutusan hubungan kerja ( PHK ) di perusahaan teknologi global terus berlanjut. Setelah, Amazon, Microsoft, dan Google, kini giliran Yahoo yang akan melakukan PHK terhadap 20% dari total pekerjanya di seluruh dunia secara bertahap hingga akhir 2023.

Baca juga: 7.000 Karyawan Disney Bakal Kena PHK Imbas Restrukturisasi Besar-besaran

Yahoo mengklaim keputusan ini dilakukan untuk merombak divisi teknologi iklan Yahoo for Business menjadi Yahoo Advertising. Tak pelak, 50% pekerja dari divisi tersebut akan diberhentikan pada akhir tahun 2023.

Axios, sebuah situs berita yang berbasis di Virginia, AS, melaporkan PHK akan memberikan dampak pada lebih dari 1.600 karyawan.

“Keputusan ini tidak pernah mudah, tetapi kami yakin perubahan ini akan menyederhanakan dan memperkuat bisnis periklanan kami untuk jangka panjang, sekaligus memungkinkan Yahoo memberikan nilai yang lebih baik kepada pelanggan dan mitra kami,” kata juru bicara Yahoo, dilansir Yahoo Finance (10/2/2023).

Dengan adanya pergantian fokus dalam divisi tersebut, Yahoo melakukan penandatangan kerja sama 30 tahun dengan Taboola. Kerja sama yang dilakukan berfokus pada native advertising atau iklan berbayar dengan tampilan yang menyerupai artikel media digital.

Taboola adalah sebuah perusahaan periklanan digital yang sebelumnya telah memiliki kemitraan jangka panjang dengan beberapa perusahaan media ternama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Hadirkan Platform Sovereign...
Hadirkan Platform Sovereign Cloud Berbasis Kubernetes untuk Indonesia
Biang Kerok PHK, Rupiah...
Biang Kerok PHK, Rupiah Loyo Bikin Ongkos Produksi Membengkak
Rebranding CashUP Menandai...
Rebranding CashUP Menandai Era Baru Ekosistem Teknologi dan Pembayaran
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
SUSECON 2026, SUSE Perkuat...
SUSECON 2026, SUSE Perkuat Penawaran Open Source dan Inovasi Produk Berbasis Agen
ShortPro Segera Meluncurkan...
ShortPro Segera Meluncurkan Produk AI Unggulan AI X
Rekomendasi
Nikahi Jennifer Coppen,...
Nikahi Jennifer Coppen, Justin Hubner Berikan Mahar 12 Gram Emas dan Uang 2.026 Euro
Ayyoub Bouaddi Moncer...
Ayyoub Bouaddi Moncer di Debut Piala Dunia, Gelandang 18 Tahun Maroko Berhasil Redam Brasil
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Berita Terkini
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Infografis
450 Karyawan Tokopedia...
450 Karyawan Tokopedia di Indonesia Akan di-PHK oleh ByteDance
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved