Moncer, Laba BUMN Diprediksi Nanjak hingga Rp303,7 Triliun

Senin, 13 Februari 2023 - 13:09 WIB
loading...
Moncer, Laba BUMN Diprediksi...
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto/Dok SINDONews/Arif Julianto
A A A
JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir memproyeksikan laba konsolidasi perusahaan pelat merah pada tahun lalu mencapai Rp303,7 triliun. Nilai tersebut naik Rp179 triliun dari laba bersih konsolidasi pada 2021.

Dalam rapat kerja (raker) bersama Komisi VI DPR RI, Erick menyampaikan bahwa laba konsolidasi BUMN saat ini masih dalam tahapan diaudit.

"Insha Allah nanti kalau diaudit pasti ada kurang lebihnya sekitar Rp303,7 triliun, artinya ada peningkatan yang sangat signifikan sebesar Rp179 triliun," papar Erick, dikutip Senin (13/2/2023).

Dia menerangkan, total laba konsolidasi tersebut sudah termasuk laba nontunai Garuda Indonesia sebesar Rp55,7 triliun. Kinerja moncer BUMN, sambung Erick, juga ditandai dengan meningkatnya aset perusahaan dari Rp8.978 triliun pada 2021 menjadi Rp9.867 triliun pada 2022, ekuitas dari Rp2.778 triliun pada 2021 menjadi Rp3.150 triliun pada 2022.

Baca juga: BUMN Rogoh Rp342 Triliun untuk Borong Produk Dalam Negeri

Lalu, pendapatan mencapai Rp2.613 triliun pada 2022 dari sebelumnya Rp2.292 triliun. Dia menyebut peningkatan ekuitas tak lepas dari penguatan permodalan, dan bukan dari utang.

Selain itu, kinerja BUMN tahun lalu juga merupakan dampak langsung dari transformasi BUMN yang sudah mencapai 75%. Dia menilai hal tersebut akan menjadi tantangan BUMN untuk dapat meningkatkan kinerja pada tahun ini.

Baca juga: Bos BRI Beberkan 3 Jurus Maut Kantongi Laba Rp51,4 Triliun

"Apakah bisa meningkat tinggi lagi pada 2023, kita tahu ini tahun politik nanti dipikir sudah tidak serius kerja, padahal memang konsolidasinya sudah mencapai 70%," tutup mantan bos Inter Milan.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Rekomendasi
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
Berita Terkini
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved