2 Sumur Pertamina EP Adera Field Hasilkan Produksi di Atas Target
Rabu, 15 Februari 2023 - 14:56 WIB
loading...
Sumur BNG-D2 (BNG-54) dan BNG-B2 (BNG-55) PEP Adera Field menghasilkan produksi migas di atas target. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina EP (PEP) Adera Field yang merupakan bagian dari Subholding Upstream Pertamina Regional Sumatera Zona 4 mencatatkan peningkatan produksi minyak dan gas (migas) dari sumur BNG-D2 (BNG-54) dan BNG-B2 (BNG-55).
Tercatat, hasil produksi minyak dari sumur BNG-D2 (BNG-54) mencapai 2.473 barel minyak per hari (barrel oil per day/BOPD) dan sumur BNG-B2 (BNG-55) 1.585 BOPD. Angka tersebut melampaui target produksi yang ditetapkan untuk kedua sumur, yakni 540% dari target produksi sumur BNG-D2 (BNG-54) yang sebesar 458 BOPD dan 419% dari target produksi sebesar 378 BOPD untuk sumur BNG-B2 (BNG-55).
Baca Juga: Pemerintah Siap Tebar Insentif untuk Dongkrak Produksi Migas
General Manager Zona 4 Agus Amperianto menambahkan, kedua sumur tersebut juga menghasilkan gas di atas target, di mana sumur BNG-D2 (BNG-54) menghasilkan gas sebesar 2,54 juta standar kaki kubik (million standard cubic feet per day/MMSCFD) atau 976% dari target sebesar 0,26 MMSCFD. Sementara sumur BNG-B2 (BNG-55) menghasilkan gas sebesar 5,44 MMSCFD atau 326% dari target 1,67 MMSCFD.
"Ini sinyal positif bagi realisasi Rencana Kerja (RK) 2023. Hasil di sumur BNG-D2 dan BNG-B2 membuktikan komitmen perusahaan terhadap upaya pemenuhan energi nasional tidak pernah surut. Kami akan terus berupaya maksimal dalam mancapai target produksi dan menerapkan aspek HSSE yang baik dalam semua aspek kegiatan operasi," ujar Agus Amperianto, Rabu (15/2/2023).
Senior Manager Sub Surface Development & Planning (SSDP) Zona 4 Giyatno menjelaskan, kedua sumur tersebut merupakan hasil kolaborasi tim Subsurface Pertamina dan Subsurface SKK Migas untuk percepatan RK 2024. Keduanya juga melanjutkan keberhasilan dari 3 sumur pengeboran sebelumnya di struktur Benuang, yaitu BNG-B1, BNG-D1 dan BNG-E1 pada 2022.
"Selain melebihi target produksi dan keberhasilan percepatan rencana kerja, perusahaan juga berhasil mengelola biaya pengeboran secara efisien dengan realisasi anggaran 91% untuk BNG-D2 dan 90% untuk BNG-B2," tambah Giyatno.
Tercatat, hasil produksi minyak dari sumur BNG-D2 (BNG-54) mencapai 2.473 barel minyak per hari (barrel oil per day/BOPD) dan sumur BNG-B2 (BNG-55) 1.585 BOPD. Angka tersebut melampaui target produksi yang ditetapkan untuk kedua sumur, yakni 540% dari target produksi sumur BNG-D2 (BNG-54) yang sebesar 458 BOPD dan 419% dari target produksi sebesar 378 BOPD untuk sumur BNG-B2 (BNG-55).
Baca Juga: Pemerintah Siap Tebar Insentif untuk Dongkrak Produksi Migas
General Manager Zona 4 Agus Amperianto menambahkan, kedua sumur tersebut juga menghasilkan gas di atas target, di mana sumur BNG-D2 (BNG-54) menghasilkan gas sebesar 2,54 juta standar kaki kubik (million standard cubic feet per day/MMSCFD) atau 976% dari target sebesar 0,26 MMSCFD. Sementara sumur BNG-B2 (BNG-55) menghasilkan gas sebesar 5,44 MMSCFD atau 326% dari target 1,67 MMSCFD.
"Ini sinyal positif bagi realisasi Rencana Kerja (RK) 2023. Hasil di sumur BNG-D2 dan BNG-B2 membuktikan komitmen perusahaan terhadap upaya pemenuhan energi nasional tidak pernah surut. Kami akan terus berupaya maksimal dalam mancapai target produksi dan menerapkan aspek HSSE yang baik dalam semua aspek kegiatan operasi," ujar Agus Amperianto, Rabu (15/2/2023).
Senior Manager Sub Surface Development & Planning (SSDP) Zona 4 Giyatno menjelaskan, kedua sumur tersebut merupakan hasil kolaborasi tim Subsurface Pertamina dan Subsurface SKK Migas untuk percepatan RK 2024. Keduanya juga melanjutkan keberhasilan dari 3 sumur pengeboran sebelumnya di struktur Benuang, yaitu BNG-B1, BNG-D1 dan BNG-E1 pada 2022.
"Selain melebihi target produksi dan keberhasilan percepatan rencana kerja, perusahaan juga berhasil mengelola biaya pengeboran secara efisien dengan realisasi anggaran 91% untuk BNG-D2 dan 90% untuk BNG-B2," tambah Giyatno.
Lihat Juga :