Kantor Pos se-Asia Pasifik Siap Bangkitkan Bisnis ePacket
Rabu, 15 Februari 2023 - 13:54 WIB
loading...
A
A
A
Pertemuan tahun ini diselenggarakan secara hybrid, 17 peserta dari 8 negara hadir secara fisik, sedangkan 20 negara lainnya hadir secara online. Ini merupakan pertemuan hybrid pertama pasca-pandemi.
Managing Director APP Cooperative Sid Hart optimis pertemuan ini akan banyak membawa dampak positif bagi perkembanngan ePacket. Di masa pandemi volume kiriman rata-rata ePacket mengalami penurunan. Pada kesempatan ini tim mendiskusikan cara untuk mengatasi anjloknya volume ePacket serta merumuskan fitur produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar untuk meningkatkan volumenya.
Layanan e-Packet mulai beroperasi di Indonesia tahun 2018. Sejak awal diluncurkan antusiasme masyarakat terhadap lalyanan ini cukup tinggi. E-Packet dianggap dapat menjawab kebutuhan masyarakat di era e-commerce dengan tarif yang terjangkau.
Minimnya jumlah maskapai yang beroperasi di masa pandemi, menjadikan ePacket dari Indonesia hanya dapat dikirim ke 7 negara tujuan. Sejak Oktober 2022 Pos Indonesia telah kembali membuka rute pengiriman ePacket ke 16 negara tujuan di Asia Pasifik. Kiriman outgoing ePacket dari Pos Indonesia mengalami pertumbuhan sebesar 7,2% pada periode Januari 2023.
Setelah rapat hari pertama, para delegasi berkesempatan mengunjungi Museum Prangko Taman Mini Indonesia Indah. Museum Prangko memamerkan koleksi parngko asal Indonesia dan luar negeri dengan penyajian tematik. Di Museum Pangko para undangan juga disuguhkan musik bambu dari “Saung Angklung Mang Udjo” Bandung.
Managing Director APP Cooperative Sid Hart optimis pertemuan ini akan banyak membawa dampak positif bagi perkembanngan ePacket. Di masa pandemi volume kiriman rata-rata ePacket mengalami penurunan. Pada kesempatan ini tim mendiskusikan cara untuk mengatasi anjloknya volume ePacket serta merumuskan fitur produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar untuk meningkatkan volumenya.
Layanan e-Packet mulai beroperasi di Indonesia tahun 2018. Sejak awal diluncurkan antusiasme masyarakat terhadap lalyanan ini cukup tinggi. E-Packet dianggap dapat menjawab kebutuhan masyarakat di era e-commerce dengan tarif yang terjangkau.
Minimnya jumlah maskapai yang beroperasi di masa pandemi, menjadikan ePacket dari Indonesia hanya dapat dikirim ke 7 negara tujuan. Sejak Oktober 2022 Pos Indonesia telah kembali membuka rute pengiriman ePacket ke 16 negara tujuan di Asia Pasifik. Kiriman outgoing ePacket dari Pos Indonesia mengalami pertumbuhan sebesar 7,2% pada periode Januari 2023.
Setelah rapat hari pertama, para delegasi berkesempatan mengunjungi Museum Prangko Taman Mini Indonesia Indah. Museum Prangko memamerkan koleksi parngko asal Indonesia dan luar negeri dengan penyajian tematik. Di Museum Pangko para undangan juga disuguhkan musik bambu dari “Saung Angklung Mang Udjo” Bandung.
Lihat Juga :