Deposit Nikel RI Berlimpah, Bahlil: Raja Ampat Itu Masih Ratusan Juta

Kamis, 16 Februari 2023 - 22:13 WIB
loading...
Deposit Nikel RI Berlimpah,...
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. FOTO/dok.Istimewa
A A A
JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia membantah jika cadangan nikel Indonesia hanya bertahan 9 sampai 13 tahun lagi. Masih banyak cadangan nikel di Indonesia yang belum di eksplorasi.

"Kalau dibilang 9 tahun lagi tidak benar. Pengusaha lebih paham berarti mereka dari pemerintah. Soalnya aku nggak pernah mendengar itu," ujar Bahlil saat ditemui di kantornya, Jakarta, Kamis (16/2/2023).

Baca Juga: Soal Investasi Elon Musk di IKN Nusantara, Bahlil: On The Track

Menurut dia masih banyak daerah penghasil nikel belum di eksplorasi. Desposit nikel masih banyak tersebar di sejumlah wilayah.

"Seperti di Papua belum diapa-apain. Jayapura, Nabire itu banyak. Raja Ampat itu masih ratusan juta. Jadi masih banyak nikel kita itu," terangnya.

Lebih lanjut, Bahlil menuturkan bahwa umur smelter di Indonesia rata-rata mencapai 10 sampai 20 tahun. Terlebih, menurutnya, cadangan nikel Indonesia adalah yang terbesar di dunia, yakni sebesar 25 persen.

Selain itu, Bahlil juga menyebutkan Indonesia baru menggarap nikel secara masif pada 2017 sampai 2018. Karena itu, ia menegaskan pemerintah akan tetap mendorong pembangunan smelter nikel, yang ditargetkan mencapai 53 smelter pada 2024. Ia pun meyakini langkah tersebut dapat menambah 40 persen nilai tambah nikel.

Baca Juga: Bahlil: Tanpa UU Cipta Kerja Tidak Bisa Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik

Bahlil mengatakan untuk menjaga keseimbangan produksi nikel, pemerintah mengedepankan pemakaian teknologi dan energi terbarukan. "Jadi kalau dibilang mau dibatasi, cara membatasinya adalah dengan membuat mereka jangan bikin nilai tambahnya 80 persen tapi harus dengan sampai end to end," pungkasnya.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil Blak-blakan Terkait...
Bahlil Blak-blakan Terkait Isu Naiknya Harga Gas Industri di Jawa
Bahlil Heran Pasokan...
Bahlil Heran Pasokan Batu Bara ke PLN Habis di Tengah Tahun, Pengusaha Dilarang Ekspor!
Bahlil: Saya Menteri...
Bahlil: Saya Menteri yang Tak Suka Impor, Karena Disitu Pasti Ada Rente!
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Didakwa Terima Suap...
Didakwa Terima Suap Rp4,8 Miliar, Hery Susanto Tak Ajukan Eksepsi
Jaksa Ungkap Nama Samaran...
Jaksa Ungkap Nama Samaran Hery Susanto, Ada John Lennon 07 hingga Komandante
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Rekomendasi
Momen Celine Evangelista...
Momen Celine Evangelista Bimbing Anaknya Belajar Wudhu dan Salat Tuai Pujian Warganet
Koalisi Masyarakat Sipil...
Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Latsarmil KDMP setelah 5 Peserta Meninggal
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Jumpa Jepang, Argentina Ditantang Cape Verde
Berita Terkini
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Pemerintah Akan Turunkan...
Pemerintah Akan Turunkan Harga Gas Industri Senin Besok, Said Iqbal: Mitigasi PHK Massal
IHSG Pekan Depan Diprediksi...
IHSG Pekan Depan Diprediksi Rawan Koreksi, Bakal Menguji Level 5.723-5.784
Ancaman PHK Masih Mengintai,...
Ancaman PHK Masih Mengintai, Said Iqbal: Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Relokasi Pabrik
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved