Indeks Harga Properti Residensial Naik 2% di Akhir 2022, KPR Masih jadi Pilihan Utama
Jum'at, 17 Februari 2023 - 10:55 WIB
loading...
Hasil Survei Harga Properti Residensial Bank Indonesia (BI) mengindikasikan harga properti residensial di pasar primer secara tahunan terus meningkat hingga kuartal IV/2022. Foto/MPI/Arif Julianto
A
A
A
JAKARTA - Harga properti di Indonesia terus mengalami peningkatan. Hasil Survei Harga Properti Residensial Bank Indonesia (BI) mengindikasikan harga properti residensial di pasar primer secara tahunan terus meningkat hingga akhir tahun 2022 lalu.
"Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) triwulan IV 2022 tercatat meningkat sebesar 2,00% (year-on-year/yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan 1,94% (yoy) pada triwulan sebelumnya," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono melalui keterangan resmi di Jakarta, Jumat (17/2/2023).
Dari sisi penjualan, lanjut dia, hasil survei mengindikasikan penjualan properti residensial di pasar primer pada kuartal IV/2022 tumbuh melambat.
Baca juga: Tok! BI Jaga Suku Bunga di 5,75 Persen
Tercatat penjualan properti residensial tumbuh 4,54% (yoy) pada kuartal IV/2022, lebih rendah dari 13,58% (yoy) pada kuartal III/2022.
"Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) triwulan IV 2022 tercatat meningkat sebesar 2,00% (year-on-year/yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan 1,94% (yoy) pada triwulan sebelumnya," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono melalui keterangan resmi di Jakarta, Jumat (17/2/2023).
Dari sisi penjualan, lanjut dia, hasil survei mengindikasikan penjualan properti residensial di pasar primer pada kuartal IV/2022 tumbuh melambat.
Baca juga: Tok! BI Jaga Suku Bunga di 5,75 Persen
Tercatat penjualan properti residensial tumbuh 4,54% (yoy) pada kuartal IV/2022, lebih rendah dari 13,58% (yoy) pada kuartal III/2022.
Lihat Juga :