Dukung Konektivitas Kereta Cepat, Feeder Akan Operasi 72 Kali per Hari

Jum'at, 17 Februari 2023 - 21:47 WIB
loading...
Dukung Konektivitas...
Kementerian BUMN memastikan kereta pengumpan atau feeder mendukung kereta cepat. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian BUMN memastikan kereta pengumpan atau feeder Padalarang-Bandung akan dioperasikan 72 kali per harinya. Kereta tersebut diperuntukkan bagi konektivitas Kereta Cepat Jakarta - Bandung (KCJB). Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga merinci jarak tempuh Padalarang-Bandung mencapai 14,6 kilometer (km) dengan estimasi waktu 20 menit menggunakan feeder.

“Padalarang-Bandung jaraknya 14,6 km. Frekuensi perjalanannya 72 kali kereta api per hari 20 menit cukup waktu tempuh Padalarang - Bandung. Jakarta - Padalarang 40 menit atau jam jarak tempuhnya," ungkap Arya, di Kementerian BUMN, Jumat (17/2/2023).

Baca Juga: Kode Keras Ridwan Kamil Ingin Jadi Gubernur DKI di Hadapan Heru Budi

Arya memastikan PT KAI (Persero) akan mendesain waktu kedatangan kereta pengumpan ke stasiun KCJB di Padalarang mencapai 15 menit sekali. KCJB memang tidak bisa mengantar penumpang langsung ke Bandung. Namun, hanya sampai Stasiun KCJB di Padalarang. Dari situ, penumpang akan diarahkan naik kereta feeder menuju Stasiun Bandung.

Baca Juga: Biaya Kereta Cepat Bengkak Rp18,2 Triliun, Begini Respons Jokowi

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan dan KAI menyatakan akan meyediakan kereta feeder pengumpan untuk menghubungkan stasiun Padalarang ke pusat stasiun Kota Bandung yaitu di Pasirkaliki. Adapun, proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) akan mulai dioperasikan pada pertengahan tahun 2023.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
1,3 Juta Tiket Kereta...
1,3 Juta Tiket Kereta Ludes Terjual saat Libur Panjang hingga 1 Juni 2026
Penjualan Tiket Kereta...
Penjualan Tiket Kereta di Long Weekend Capai 685.933, Ini 10 Stasiun dengan Keberangkatan Tertinggi
Desakan Mundur Dirut...
Desakan Mundur Dirut KAI, Pengamat: Evaluasi Harus Objektif, Bukan Tekanan Politik
Saat Kualitas Jaringan...
Saat Kualitas Jaringan Menjadi Bagian Penting dari Produktivitas Organisasi
KA PSO Layani 7,88 Juta...
KA PSO Layani 7,88 Juta Pelanggan, Mobilitas Terjangkau Kian Meluas
KAI Perkuat Transformasi...
KAI Perkuat Transformasi Energi Lewat Biodiesel B50
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Rekomendasi
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Dianggap Mampu, 76 Sekolah...
Dianggap Mampu, 76 Sekolah di Pulau Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Berita Terkini
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Infografis
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved