Moskow-Washington Kian Mesra, AS Siap Hubungkan Kembali Rusia ke SWIFT

Sabtu, 29 Maret 2025 - 13:30 WIB
loading...
Moskow-Washington Kian...
Moskow meminta ke AS agar Bank Pertanian dan lembaga-lembaga lain yang terlibat dalam penjualan makanan dan pupuk dihubungkan kembali ke sistem SWIFT. FOTO/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Amerika Serikat ( AS ) Scott Bessent telah mengonfirmasi bahwa semua opsi tetap tersedia saat Washington mempertimbangkan untuk mencabut sanksi tertentu terhadap Moskow. Salah satunya, kemungkinan menghubungkan kembali bank-bank Rusia ke jaringan SWIFT yang berbasis di Belgia.

Seperti diketahui, AS di bawah Presiden Joe Biden dan Uni Eropa (UE) telah memutus bank-bank besar Rusia dari sistem pengiriman pesan SWIFT sebagai bagian dari kampanye sanksi selama satu dekade, yang diperluas secara signifikan setelah eskalasi konflik Ukraina pada tahun 2022. Kini, dengan membaiknya komunikasi dengan AS di bawah kepimpinan Presiden Donald Trump, Moskow meminta Washington untuk mencabut sanksi-sanksi yang telah diberlakukan sebelumnya.

Sebagai bagian dari inisiatif gencatan senjata Laut Hitam yang dibahas di Arab Saudi awal minggu ini, Moskow meminta agar Bank Pertaniannya (Rosselkhozbank) dan lembaga-lembaga lain yang terlibat dalam penjualan makanan dan pupuk dihubungkan kembali ke sistem pembayaran internasional.

Baca Juga: Sinyal Kuat AS Cabut Sanksi Rusia demi Hidupkan Ekspor Biji-bijian Laut Hitam

"Akan ada diskusi panjang tentang banyak hal dalam hal cara yang tepat untuk membawa Rusia kembali ke sistem internasional," kata Bessent kepada Fox News pada hari Rabu, menekankan bahwa "masih terlalu dini untuk membahas ketentuan kesepakatan sebelum kita mencapai kesepakatan."

"Saya pikir semuanya ada di atas meja," tambahnya, mencatat bahwa "itu akan ditentukan oleh langkah-langkah kepemimpinan Rusia berikutnya apakah sanksi akan naik atau turun, dan Presiden Trump, menurut saya, tidak akan ragu untuk menaikkan sanksi jika itu memberinya keuntungan negosiasi."

Menghubungkan kembali Rosselkhozbank ke SWIFT adalah bagian dari Prakarsa Gandum Laut Hitam asli, yang ditengahi pada bulan Juli 2022 oleh PBB dan Türkiye. Kegagalan Barat untuk memenuhi komitmen tersebut, bersama dengan dugaan penyalahgunaan pengaturan tersebut oleh Kiev untuk tujuan militer, mendorong Moskow untuk menolak perpanjangan perjanjian tersebut pada tahun 2023.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Seruan Bunuh Trump Menggema...
Seruan 'Bunuh Trump' Menggema dalam Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
Rudal-rudal Rusia Hujani...
Rudal-rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina Jelang KTT NATO, 8 Orang Tewas
Iran Kecam Trump karena...
Iran Kecam Trump karena Ancam Lenyapkan Semua Orang di Pemakaman Khamenei dengan Sekali Tembak
Rekomendasi
Usai Zionis Hancurkan...
Usai Zionis Hancurkan Patung Yesus, Netanyahu Klaim Desa Kristen Lebanon Minta Dicaplok Israel agar Dilindungi
Wuling vs Baojun: Dua...
Wuling vs Baojun: Dua Merek Satu Induk, Apa Bedanya?
Rebranding Fave Pamanukan...
Rebranding Fave Pamanukan Hadirkan Standar Baru Hotel Budget di Pantura
Berita Terkini
Ketimpangan Makin Lebar,...
Ketimpangan Makin Lebar, 1,5% Populasi Menguasai hampir 50 Persen Total Kekayaan Dunia
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Streamlining BUMN Transparan, Libatkan Kejaksaan Agung hingga BPK
IHSG Masih Berlari di...
IHSG Masih Berlari di Zona Hijau, Pagi Ini Bertengger pada Level 5.893
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini usai Malas Bergerak di Rp2,6 Juta per Gram
Dulu Termiskin, Negara...
Dulu Termiskin, Negara Kecil Ini Mendadak Jadi Raja Minyak Baru Akibat Perang Iran!
Tekanan Jual Mulai Terkendali,...
Tekanan Jual Mulai Terkendali, IHSG Berpeluang Lanjutkan Rebound ke 6.000-6.050
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved