Kemenperin Gelar INDI 4.0 Dorong Transformasi Industri Saat Pandemi
Kamis, 16 Juli 2020 - 12:25 WIB
loading...
A
A
A
"Pada INDI 4.0 terdapat lima level, yaitu level nol hingga level empat yang menunjukkan kesiapan industri dalam menerapkan industri 4.0," terangnya.
Pengisian asesmen INDI 4.0 pada sistem informasi industri nasional (SIINas) dilakukan secara virtual mulai Rabu 15 Juli 2020, yang diikuti oleh 150 perusahaan industri dari berbagai sektor, antara lain makanan dan minuman, elektronik, automotif, kimia, elektronik, farmasi, alat kesehatan, logam dan aneka, serta dihadiri juga oleh tenaga ahli dan perusahaan industri yang telah melakukan transformasi industri 4.0 di tahun sebelumnya.
"Memang prioritas industri 4.0 ini pada lima sektor yaitu makanan minuman, tekstil, kimia, automotif, dan elektronika, serta farmasi dan alat kesehatan guna mendukung percepatan pemulihan pandemi Covid-19 ini. Kami juga memberi kesempatan kepada sektor lain bila ingin bertransformasi menuju industri 4.0," lanjut Doddy.
Doddy menambahkan, selain peningkatan awareness dan assesment INDI 4.0, dilakukan pula pendampingan dan pelaksanaan project transformation industry 4.0 untuk perusahaan industri. Pendampingan ini bertujuan memberikan arah dan langkah strategis yang dapat diambil perusahaan dalam memprioritaskan project implementasi industri 4.0 sesuai dengan key performance indicators (KPI) perusahaan.
"Perusahaan-perusahaan dengan skor INDI 4.0 di level tiga akan mendapat prioritas pendampingan dan didorong untuk mengakselerasi transformasi industri 4.0 agar benefitnya dapat segera dirasakan di masa pandemi ini," pungkasnya.
Pengisian asesmen INDI 4.0 pada sistem informasi industri nasional (SIINas) dilakukan secara virtual mulai Rabu 15 Juli 2020, yang diikuti oleh 150 perusahaan industri dari berbagai sektor, antara lain makanan dan minuman, elektronik, automotif, kimia, elektronik, farmasi, alat kesehatan, logam dan aneka, serta dihadiri juga oleh tenaga ahli dan perusahaan industri yang telah melakukan transformasi industri 4.0 di tahun sebelumnya.
"Memang prioritas industri 4.0 ini pada lima sektor yaitu makanan minuman, tekstil, kimia, automotif, dan elektronika, serta farmasi dan alat kesehatan guna mendukung percepatan pemulihan pandemi Covid-19 ini. Kami juga memberi kesempatan kepada sektor lain bila ingin bertransformasi menuju industri 4.0," lanjut Doddy.
Doddy menambahkan, selain peningkatan awareness dan assesment INDI 4.0, dilakukan pula pendampingan dan pelaksanaan project transformation industry 4.0 untuk perusahaan industri. Pendampingan ini bertujuan memberikan arah dan langkah strategis yang dapat diambil perusahaan dalam memprioritaskan project implementasi industri 4.0 sesuai dengan key performance indicators (KPI) perusahaan.
"Perusahaan-perusahaan dengan skor INDI 4.0 di level tiga akan mendapat prioritas pendampingan dan didorong untuk mengakselerasi transformasi industri 4.0 agar benefitnya dapat segera dirasakan di masa pandemi ini," pungkasnya.
(fai)
Lihat Juga :