Kemenperin Gelar INDI 4.0 Dorong Transformasi Industri Saat Pandemi
Kamis, 16 Juli 2020 - 12:25 WIB
loading...
Kemenperin terus mendorong transformasi industri 4.0 melalui penyelenggaraan INDI 4.0. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Selama pandemi Covid-19, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) secara aktif melakukan sosialisasi awareness kepada para pemangku kepentingan industri 4.0. Salah satu caranya, melalui penyelenggaraan assessment Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0).
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin Doddy Rahadi menyatakan, kegiatan yang dilakukan secara online itu untuk mengakselerasi pelaku industri untuk dapat bertransformasi menuju industri 4.0. Harapannya perekonomian dapat kembali pulih di tengah pandemi, dan aktivitas industri mampu berjalan seperti sediakala tanpa mengabaikan prosedur dan protokol kesehatan.
“Transformasi industri 4.0 ini memberikan keuntungan bagi perusahaan industri dengan menurunkan biaya dan down-time, meningkatkan kinerja mesin dan peralatan, meningkatkan kecepatan operasi produksi dan kualitas produk, serta compatible dengan protokol kesehatan," kata Doddy di Jakarta , Kamis (16/7/2020).
(Baca Juga: Era Industri 4.0, Antara Ancaman 30% Pekerjaan Digantikan Robot dan Peluang)
INDI 4.0 yang merupakan indeks acuan bagi industri dan pemerintah dalam mengukur tingkat kesiapan untuk bertransformasi menuju industri 4.0. Dalam hal ini, terdapat lima pilar acuan yaitu pilar manajemen dan organisasi, pilar orang dan budaya, pilar produk dan layanan, pilar teknologi serta pilar operasi pabrik.
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin Doddy Rahadi menyatakan, kegiatan yang dilakukan secara online itu untuk mengakselerasi pelaku industri untuk dapat bertransformasi menuju industri 4.0. Harapannya perekonomian dapat kembali pulih di tengah pandemi, dan aktivitas industri mampu berjalan seperti sediakala tanpa mengabaikan prosedur dan protokol kesehatan.
“Transformasi industri 4.0 ini memberikan keuntungan bagi perusahaan industri dengan menurunkan biaya dan down-time, meningkatkan kinerja mesin dan peralatan, meningkatkan kecepatan operasi produksi dan kualitas produk, serta compatible dengan protokol kesehatan," kata Doddy di Jakarta , Kamis (16/7/2020).
(Baca Juga: Era Industri 4.0, Antara Ancaman 30% Pekerjaan Digantikan Robot dan Peluang)
INDI 4.0 yang merupakan indeks acuan bagi industri dan pemerintah dalam mengukur tingkat kesiapan untuk bertransformasi menuju industri 4.0. Dalam hal ini, terdapat lima pilar acuan yaitu pilar manajemen dan organisasi, pilar orang dan budaya, pilar produk dan layanan, pilar teknologi serta pilar operasi pabrik.
Lihat Juga :