OJK Beberkan Strategi Pengawasan Industri Keuangan Non Bank di 2023

Kamis, 23 Februari 2023 - 13:40 WIB
loading...
OJK Beberkan Strategi...
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berupaya memperkuat pengawasan di berbagai sektor industri jasa keuangan. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berupaya memperkuat pengawasan di berbagai sektor industri jasa keuangan. Hal itu guna menjaga dan mendukung stabilitas sistem keuangan di Indonesia.

Tahun 2023 ini, salah satu yang menjadi fokus kebijakan OJK adalah Industri Keuangan Non Bank (IKNB). Dalam memperkuat sektor ini, OJK menyiapkan dua strategi yakni, penyelesaian Lembaga Jasa Keuangan Non Bank (LJKNB) bermasalah serta melakukan penguatan pengawasan sektor IKNB.

“Secara simultan melakukan penguatan pada tiga layer pengawasan untuk membangun sektor IKNB yang lebih baik ke depan,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono dalam keterangan resminya, Kamis (23/2/2023).

Baca Juga: Intip Ramalan OJK untuk Sektor Keuangan 2023 di Tengah Ancaman Gejolak Global

Adapun, tiga layer pengawasan IKNB antara lain, melakukan penguatan pada internal LJKNB, khususnya dalam hal implementasi good government governance (GGG), penerapan manajemen risiko yang efektif, serta penerapan internal dispute resolution.

Layer pengawasan selanjutnya yakni, penguatan peran profesi, lembaga penunjang dan asosiasi industri. Dalam hal ini, penguatan peran profesi penunjang di sektor IKNB yaitu akuntan publik, aktuaris, maupun penilai, dan asosiasi industri untuk mendukung check and balances.

Lalu, yang menjadi layer terakhir yakni, penguatan OJK melalui penguatan pengawasan khusus LJKNB dan pengaturan yang bersifat principle-based. “Juga implementasi risk-based supervision yang didukung supervisory technology,” ujar Ogi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Bursa Saham RI Diguncang...
Bursa Saham RI Diguncang MSCI, OJK Garansi Pasar Modal RI Tak Akan Turun Kasta
Bank Bangkrut di Indonesia...
Bank Bangkrut di Indonesia Tambah Lagi, Izin Dicabut OJK Akibat Penyehatan Modal Gagal
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Ratusan Mahasiswa Surabaya...
Ratusan Mahasiswa Surabaya Ikuti Edukasi Asuransi yang Digelar BRI Insurance
OJK dan Bareskrim Usut...
OJK dan Bareskrim Usut Dugaan Pidana Pasar Modal, MA Pastikan Dana Nasabah Aman
Rekomendasi
Perdagangan Karbon Dimulai,...
Perdagangan Karbon Dimulai, Menhut Dinilai Memiliki Peran Strategis
Jelang Muktamar ke-35...
Jelang Muktamar ke-35 NU, Nama KH Zulfa Mustofa Masuk Bursa Calon Ketum PBNU
Kiai Said Aqil Anggap...
Kiai Said Aqil Anggap Kitab Kiai Zulfa sebagai Ruh Perjuangan NU Masa Depan
Berita Terkini
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
Elnusa Petrofin Akselerasi...
Elnusa Petrofin Akselerasi Transformasi Digital Jasa Logistik Energi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Kawal B50, Pakar Ekonomi: Solusi Cerdas Tekan Impor Minyak
HUT ke-54, Petrokimia...
HUT ke-54, Petrokimia Gresik Fokus Transformasi dan Keberlanjutan
Infografis
Industri Perbankan China...
Industri Perbankan China Memburuk, 40 Bank bangkrut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved