Wall Street Ditutup Menguat, S&P 500 Akhiri Penurunan 4 Hari Beruntun

Jum'at, 24 Februari 2023 - 07:15 WIB
loading...
Wall Street Ditutup...
Wall Street ditutup menguat mengakhiri perdagangan Kamis (23/2/2023) waktu setempat. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Wall Street ditutup menguat mengakhiri perdagangan Kamis (23/2/2023) dengan S&P 500 menghentikan penurunan beruntun selama 4 hari berturut-turut. Hal itu karena investor bergulat dengan bagaimana kebijakan suku bunga dapat memengaruhi ekonomi Amerika Serikat (AS).

Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 108,82 poin, atau 0,33%, menjadi 33.153,91, S&P 500 (.SPX) naik 21,27 poin, atau 0,53%, menjadi 4.012,32 dan Nasdaq Composite (.IXIC) bertambah 83,33 poin, atau 0,72%, menjadi 11.590,40.
Pasar saham bergejolak tahun ini mundur ke Februari setelah Januari mengalami penguatan karena investor mencoba mencari tahu apa yang akan dilakukan Federal Reserve dengan suku bunga. Komentar hawkish dari pembuat kebijakan telah diselingi dengan data yang menunjukkan ekonomi Amerika yang kuat.

Baca Juga: Ditopang Saham Teknologi, Wall Street Dibuka Menguat

Pada Kamis, Departemen Tenaga Kerja mengatakan jumlah orang AS yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran tiba-tiba turun minggu lalu, mencerminkan kondisi pasar tenaga kerja yang ketat.Sebuah laporan terpisah menegaskan ekonomi tumbuh dengan kokoh pada kuartal keempat, meskipun tingkat persediaan yang meningkat bertanggung jawab atas sebagian besar peningkatan tersebut.

Produk domestik bruto AS meningkat 2,7% pada kuartal keempat, menurut estimasi kedua pemerintah. Ekonom memperkirakan kenaikan 2,9%. "Jika Anda adalah banteng, Anda dapat menarik banyak hal yang mendukung, dan jika Anda tahan, ada banyak hal yang menunjukkan dukungan," kata Jack Janasiewicz, kepala strategi portofolio di Natixis Investment Managers Solutions. .

"Ada begitu banyak arus lintas yang bergerak ke arah yang sangat berbeda, saya pikir sangat sulit untuk kembali pada satu atau dua hal. Itu menciptakan banyak ketidakpastian yang mencemaskan tangan, dan kami melakukan perdagangan jarak jauh sebagai hasil dari dia."

Untuk sebagian hari, S&P diperdagangkan di bawah rata-rata pergerakan 50 hari di 3.980 poin, sebelum reli di sore hari untuk berakhir di atas 4.000 poin untuk pertama kalinya minggu ini. Yang memengaruhi penurunan intraday ini adalah perdagangan besar derivatif jangka pendek yang menumpuk tekanan jual di pasar, menurut ahli strategi Nomura Charlie McElligott.

Membantu memberikan kepercayaan kepada pembeli, Nvidia Corp (NVDA.O) membukukan pendapatan positif dan melonjak 14% setelah memperkirakan penjualan triwulanan di atas perkiraan dan melaporkan lonjakan penggunaan chipnya untuk mendukung layanan kecerdasan buatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah di Level 7.620
IHSG Nyungsep 9,19 Persen,...
IHSG Nyungsep 9,19 Persen, BEI Lakukan Trading Halt
IHSG Menghijau di Awal...
IHSG Menghijau di Awal Tahun 2025
Rekomendasi
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Profil Nanik S Deyang,...
Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Pengganti Dadan Hindayana
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved