Dipakai buat Bayar Pesangon, Aset Merpati Airlines Ada yang Tak Laku Dijual

Jum'at, 24 Februari 2023 - 17:30 WIB
loading...
Dipakai buat Bayar Pesangon,...
Pesawat jenis Xian MA60 milik Merpati Airlines yang terjual dalam lelang. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Lelang eksekusi harta pailit PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) sudah dilakukan sejak akhir 2022, setelah Pengadilan Negeri Surabaya mempailitkan BUMN sektor penerbangan itu pada 2 Juni 2022 lalu. Berdasarkan informasi Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Kementerian Keuangan, ada sejumlah aset Merpati Airlines yang sudah dilelang.

Baca juga: Merpati Airlines Dibubarkan, Ribuan Eks Karyawan Kantongi Pesangon Rp58 Miliar

Transaksi tersebut dilakukan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), berdasarkan permintaan tim kurator yang dibentuk PN Surabaya. Tim Kurator diberi tugas memproses pemberesan atau penjualan aset perusahaan yang dinyatakan pailit.

Aset eks maskapai penerbangan pelat merah yang dijual KPKNL sejak akhir tahun lalu berupa satu unit pesawat jenis Xian MA60 dalam kondisi scrap (sisa produksi). Lalu, satu paket pesawat yang terdiri dari delapan unit pesawat jenis Twin Otter DHC-6/300 dalam kondisi scrap dan serviceable, kemudian satu paket suku cadang pesawat.

"Lelang ini dilaksanakan secara daring melalui website resmi lelang.go.id atau aplikasi Lelang Indonesia," tulis keterangan DJKN Kemenkeu, dikutip Jumat (24/2/2023).

Satu paket pesawat jenis Twin Otter DHC-6/300 dan satu paket suku cadang pesawat berhasil terjual dengan total harga pokok lelang mencapai Rp19,35 miliar. Sementara, satu unit pesawat jenis Xian MA60 tidak berhasil terjual dan dinyatakan lelang tidak ada penawaran (TAP).

Selain pesawat, tim kurator melalui KPKNL juga akan menjual harta pailit lainnya berupa tanah dan bangunan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Lesca Gadai Premier...
Lesca Gadai Premier Ubah Barang Mewah Jadi Aset Resiliensi Finansial
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Raksasa Minyak Saudi...
Raksasa Minyak Saudi Aramco Siap Jual Aset Rp616 Triliun, Terbesar dalam Sejarah
RUU Perampasan Aset...
RUU Perampasan Aset Pulihkan Kepercayaan Negara di Tengah Tekanan Rupiah
Polisi Sita Aset Keluarga...
Polisi Sita Aset Keluarga Bandar Koh Erwin Senilai Rp15,3 Miliar, Diduga Hasil TPPU Narkoba
PAD Maluku Menurun,...
PAD Maluku Menurun, Legislator Perindo Welhelm Kurnala Dorong Inovasi dan Optimalisasi Aset Daerah
Rekomendasi
Preview Piala Dunia...
Preview Piala Dunia 2026 Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Batu Sandungan Tuan Rumah
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
Berita Terkini
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved