Di Tengah Pandemi, BNI Aktif Dorong Pertumbuhan Ekspor
Kamis, 16 Juli 2020 - 18:29 WIB
loading...
BNI menegaskan komitmen membantu upaya pertumbuhan perdagangan internasional, terutama dalam mendorong ekspor. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Di tengah pandemi yang mengakibatkan ketidakstabilan perekonomian dunia dan Indonesia, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) terus membantu upaya pertumbuhan perdagangan internasional, terutama dalam mendorong ekspor.
BNI menggunakan global value chain melalui pemanfaatan jaringan korespondensi dan jaringan layanan kantor cabang luar negeri BNI yang tersebar di berbagai negara. Hal ini berdampak positif pada pendapatan bisnis internasional BNI yang sampai dengan semester I/2020 tumbuh sebesar 16,8%.
"Kami memang terus berkomitmen untuk memfasilitasi perolehan cadangan devisa dengan memberikan fasilitas trade finance dan services yang tepat guna mendorong transaksi perdagangan ekspor," tutur Direktur Tresuri dan Internasional BNI Putrama Wahju Setyawan dalam keterangan pers yang diterima, Kamis (16/7/2020).
Salah satu yang sedang digarap BNI adalah global value chain ekspor produk perikanan. Selama semester I/2020, volume transaksi komoditas ekspor perikanan mencapai Rp 2,6 triliun atau tumbuh 10,34% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
(Baca Juga: KCLN BNI Dorong Pengusaha Indonesia Go Internasional)
Kisah sukses ekspor perikanan ini tergambarkan dari salah satu nasabah BNI yang terbantu transaksi ekspornya ditengah pandemic, yaitu PT Satya Trinadi Komira Perkasa. Perusahaan ini mampu membukukan pertumbuhan volume transaksi selama semester I/2020 sebesar 25,04%. Pengekspor frozen fish ini memasarkan produknya ke China dan Taiwan, yang selama pandemi memberlakukan kebijakan ketat, terutama dalam layanan transaksional, logistik, dan perbankan.
China dan Taiwan merupakan dua negara yang berada dalam area bisnis Kantor BNI Cabang Hong Kong dan didukung Business Representative Officer yang ditempatkan di Taiwan. PT Satya Trinadi Komira Perkasa merupakan salah satu dari banyak Indonesian Related Business yang mendapatkan pelayanan perbankan BNI.
BNI menggunakan global value chain melalui pemanfaatan jaringan korespondensi dan jaringan layanan kantor cabang luar negeri BNI yang tersebar di berbagai negara. Hal ini berdampak positif pada pendapatan bisnis internasional BNI yang sampai dengan semester I/2020 tumbuh sebesar 16,8%.
"Kami memang terus berkomitmen untuk memfasilitasi perolehan cadangan devisa dengan memberikan fasilitas trade finance dan services yang tepat guna mendorong transaksi perdagangan ekspor," tutur Direktur Tresuri dan Internasional BNI Putrama Wahju Setyawan dalam keterangan pers yang diterima, Kamis (16/7/2020).
Salah satu yang sedang digarap BNI adalah global value chain ekspor produk perikanan. Selama semester I/2020, volume transaksi komoditas ekspor perikanan mencapai Rp 2,6 triliun atau tumbuh 10,34% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
(Baca Juga: KCLN BNI Dorong Pengusaha Indonesia Go Internasional)
Kisah sukses ekspor perikanan ini tergambarkan dari salah satu nasabah BNI yang terbantu transaksi ekspornya ditengah pandemic, yaitu PT Satya Trinadi Komira Perkasa. Perusahaan ini mampu membukukan pertumbuhan volume transaksi selama semester I/2020 sebesar 25,04%. Pengekspor frozen fish ini memasarkan produknya ke China dan Taiwan, yang selama pandemi memberlakukan kebijakan ketat, terutama dalam layanan transaksional, logistik, dan perbankan.
China dan Taiwan merupakan dua negara yang berada dalam area bisnis Kantor BNI Cabang Hong Kong dan didukung Business Representative Officer yang ditempatkan di Taiwan. PT Satya Trinadi Komira Perkasa merupakan salah satu dari banyak Indonesian Related Business yang mendapatkan pelayanan perbankan BNI.
Lihat Juga :