Sinergi Mengembangkan Industri Baterai Kendaraan Listrik
Minggu, 26 Februari 2023 - 11:40 WIB
loading...
A
A
A
Sentramitra sendiri adalah perusahaan penyedia baterai industri yang sudah berpengalaman hampir 30 tahun. Pada awalnya Sentramitra fokus pada teknologi baterai kering SLA (sealed lead acid) yang mudah didaur ulang untuk produk UPS. Sentramitra sudah mempersiapkan teknologi baterai lithium sejak 6 tahun yang lalu untuk menyambut era kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Belajar dari pengalaman yang ada, Sentramitra mempelajari teknologi baterai lithium yang mempunyai safety dan durability yang tinggi.
Melalui kerja sama ini, tipe baterai lithium yang dikembangkan adalah Battery Go Plus dengan kapasitas 60V 75AH. Tipe baterai ini merupakan tipe unggulan yang memiliki keamanan tinggi dan ketahanan baterai lebih lama.
Keunggulan itu merupakan sebuah kemajuan pengembangan teknologi yang menghasilkan jarak tempuh lebih jauh hingga 180 km. Dengan ketahanan baterai long range ini, tentu saja perusahaan logistik mulai melirik kendaraan listrik sebagai kendaraan mobilitas dan operasionalnya.
Tidak hanya itu, masyarakat dengan mobilitas tinggi yang menempuh jarak jauh pun tidak perlu ragu lagi untuk menjatuhkan pilihannya saat ini. Hasil itu tentu akan menghapus kekhawatiran terhadap kebutuhan pengisian baterai yang berulang.
Dalam pengembangan teknologi baterai lithium, Sentramitra fokus mendukung tingkat komponen dalam negeri (TKDN) dengan memproduksi keseluruhan modul baterai lithium tersebut di lokal sehingga memberikan solusi energi storage di berbagai kebutuhan market yang ada.
Direktur PT Sentramitra Dayautama Tjandra Widjaya, mengatakan pihaknya melakukan inovasi pengembangan teknologi baterai sepeda motor long range sehingga konsumen mendapatkan benefit 75% lebih hemat biaya operasional. Biaya satu kali charging di rumah cukup membayar sekitar Rp6.500 untuk perjalanan rata-rata jarak tempuh 100km, jauh lebih hemat dibandingkan dengan kendaraan bermotor yang mengeluarkan biaya sekitar Rp25.000 dengan jarak tempuh yang sama.
Melalui kerja sama ini, tipe baterai lithium yang dikembangkan adalah Battery Go Plus dengan kapasitas 60V 75AH. Tipe baterai ini merupakan tipe unggulan yang memiliki keamanan tinggi dan ketahanan baterai lebih lama.
Keunggulan itu merupakan sebuah kemajuan pengembangan teknologi yang menghasilkan jarak tempuh lebih jauh hingga 180 km. Dengan ketahanan baterai long range ini, tentu saja perusahaan logistik mulai melirik kendaraan listrik sebagai kendaraan mobilitas dan operasionalnya.

Tidak hanya itu, masyarakat dengan mobilitas tinggi yang menempuh jarak jauh pun tidak perlu ragu lagi untuk menjatuhkan pilihannya saat ini. Hasil itu tentu akan menghapus kekhawatiran terhadap kebutuhan pengisian baterai yang berulang.
Dalam pengembangan teknologi baterai lithium, Sentramitra fokus mendukung tingkat komponen dalam negeri (TKDN) dengan memproduksi keseluruhan modul baterai lithium tersebut di lokal sehingga memberikan solusi energi storage di berbagai kebutuhan market yang ada.
Direktur PT Sentramitra Dayautama Tjandra Widjaya, mengatakan pihaknya melakukan inovasi pengembangan teknologi baterai sepeda motor long range sehingga konsumen mendapatkan benefit 75% lebih hemat biaya operasional. Biaya satu kali charging di rumah cukup membayar sekitar Rp6.500 untuk perjalanan rata-rata jarak tempuh 100km, jauh lebih hemat dibandingkan dengan kendaraan bermotor yang mengeluarkan biaya sekitar Rp25.000 dengan jarak tempuh yang sama.
Lihat Juga :