Polbangtan Bangun Ekosistem Kewirausahaan Petani Milenial Tulungagung

Senin, 27 Februari 2023 - 22:10 WIB
loading...
Polbangtan Bangun Ekosistem...
Direktur Polbangtan Malang Setya Budhi Udrayana (kiri) saat memberikan pengarahan kepada para petani milenial di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
A A A
JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengambangan SDM Pertanian (BPPSDMP) saat ini mendorong terbentuknya 320.000 generasi petani muda di perdesaan hingga 2025. Kegiatan ini didukung oleh Youth Enterpreneurship and Employment Support Services Programme (YESS) dari International Fund for Agricultural Development (IFAD).

Guna mendukung program tersebut, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang memfasilitasi kreativitas generasi milenial untuk berkarya dan berwirausaha di sektor pertanian dengan mengembangkan Ekosistem Kewirausahaan Pertanian bagi petani milenial di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur (Jatim).

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan upaya tersebut dilakukan, mengingat regenerasi petani merupakan hal mutlak untuk dilakukan agar menjadikan pertanian nasional maju, mandiri dan modern.

(Baca juga:Membangkitkan Petani Milenial)

“Pengembangan ekosistem korporasi petani agar menjadi prioritas, sehingga petani milenial mampu menguasai produksi dan bisnis pertanian dari hulu ke hilir,” kata Syahrul dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/2/2023).

Hal senada dikemukakan Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi bahwa syarat utama dalam penguatan kapasitas pertanian adalah dengan penetapan model bisnis, membangun lembaga bisnis pertanian serta menjalankan proses bisnis. “Selanjutnya output dari kegiatan pertanian adalah promosi mencakup kemitraan, modal dan investasi,” katanya.

Dedi Nursyamsi menambahkan, pengembangan ekosistem kewirausahaan dapat mendukung akses hasil produksi petani ke pasar, berupa peningkatan nilai tambah hasil produksi menjadi produk olahan. “Bukan bahan mentah, yang selama ini tidak banyak mendatangkan laba bagi petani,” katanya lagi.

(Baca juga:Peran Petani Milenial Dongkrak Perekonomian)

Direktur Polbangtan Malang Setya Budhi Udrayana mengatakan Ekosistem Kewirausahaan di Kabupaten Tulungagung harus membidik setiap pasar pada Sub Sistem Agribisnis melalui subsistem pengadaan dan penyaluran sarana dan prasarana produksi, subsistem produksi primer atau usaha tani (on-farm), subsistem pengolahan atau agroindustri, dan subsistem pemasaran.

Usaha tani yang merupakan subsistem dalam sistem agribisnis, terutama yang diusahakan oleh petani, harus sepenuhnya berorientasi pada pasar dan profit oriented, sehingga sektor agribisnis mempunyai keunggulan komparatif yang tinggi,” katanya.

Pernyataan tersebut diperkuat oleh Project Manager PPIU Jawa Timur Acep Hariri bahwa usaha di sektor pertanian selain mengarah pada profit oriented dan target market, juga harus dipikirkan sustainability product (produk berkelanjutan) dan bargaining power (daya tawar). “Memiliki bargaining power atau daya tawar dalam suatu bisnis bisa menjadi salah satu modal penting untuk meraih keuntungan,” katanya.

Menurut Acep Hariri, dengan daya tawar yang lebih baik di antara para kompetitor, tentunya bisnis petani akan lebih mudah dilirik oleh offtaker dan mitra bisnis saat melakukan negosiasi harga produk.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Omzet Petani Milenial...
Omzet Petani Milenial Rp5 Miliar per Tahun, Mentan Amran Janji Permudah Perizinan
Kementan Dorong Petani...
Kementan Dorong Petani Muda Aktif di Koperasi Desa Merah Putih 
Lewat YESS, Kementan...
Lewat YESS, Kementan Pastikan Peran Aktif Disabilitas dalam Pembangunan Pertanian
Pilar Swasembada Pangan,...
Pilar Swasembada Pangan, Kementan Cetak Ratusan Ribu Petani Muda
Petani Milenial Kaltim...
Petani Milenial Kaltim Raup Cuan Rp24 Juta per Bulan, Mentan Amran Terharu
Kedaulatan Pangan, Kementan...
Kedaulatan Pangan, Kementan Kukuhkan 26 YAA dan Duta Brigade Pangan Inspiratif
Perkuat Ketahanan Pangan,...
Perkuat Ketahanan Pangan, Legislator Partai Perindo Nugra Ramadhan: Petani Milenial Bisa Jadi Pemacu Produksi
Keren! Isu Kesejahteraan...
Keren! Isu Kesejahteraan Petani Diangkat lewat Film Seribu Bayang Purnama
Petani Milenial
Petani Milenial
Rekomendasi
TMII: Temuan Benda di...
TMII: Temuan Benda di Anjungan Sumbar Bukan Bom Tapi Mortir Peninggalan Lama
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Palembang
Panggil Legislator yang...
Panggil Legislator yang Diduga Intimidasi Dokter Icha, Golkar Siapkan Sanksi
Berita Terkini
RSM Indonesia Umumkan...
RSM Indonesia Umumkan Bergabungnya Mahendra Siregar sebagai Senior Advisor
Gratis! Kemnaker Buka...
Gratis! Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi untuk Lulusan Magang Nasional
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Infografis
Tanpa Semen, Apa yang...
Tanpa Semen, Apa yang Dipakai Firaun Bangun Piramida Mesir?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved