Saat Sri Mulyani dan Netizen Senada: Akui Nominal Harta Rafael Alun Tak Masuk Akal
Selasa, 28 Februari 2023 - 20:21 WIB
loading...
Menkeu Sri Mulyani mengakui kecurigaan publik terhadap harta jumbo milik mantan pejabat Eselon III Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu, Rafael Alun Trisambodo yang dinilai tidak masuk akal. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan atau Menkeu, Sri Mulyani Indrawati memahami, kecurigaan publik terhadap harta jumbo milik mantan pejabat Eselon III Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Rafael Alun Trisambodo . Kekayaan pejabat pajak itu menjadi sorotan setelah putranya Mario Dandy Satriyo tersangkut kasus penganiayaan.
Baca Juga: Pejabat Pajak Eselon III Berharta Rp56 Miliar, Pengamat: Mustahil dari Gaji PNS
Hingga akhir terungkap kebiasaan Mario Dandy yang doyan pamer gaya hidup mewah. Publik menilai bahwa kekayaan Rafael yang mencapai Rp56,1 miliar dengan posisinya di DJP tidak masuk akal.
"Terhadap yang bersangkutan ya masyarakat sudah mengatakan (kekayaannya) ini 'doesn't make sense", which is kita juga sudah tahu itu tidak make sense," ungkap Sri Mulyani dalam Economic Outlook 2023 di Jakarta, Selasa (28/2/2023).
Hanya saja, mengenai langkah koreksi yang akan dilakukan oleh Kemenkeu, mantan Direktur Bank Dunia itu mengakui memang tidak mudah.
"Lalu orang menanyakan, 'kapan koreksi dilakukan? Bagaimana bentuknya?' Bagaimanapun juga, ini adalah sebuah institusi publik yang memang kami terikat dengan undang-undang publik seperti UU ASN, UU Keuangan Negara. Jadi nggak bisa seenak-enaknya sendiri, tapi bukan berarti kami tidak bisa melakukan langkah," bebernya.
Baca Juga: Foto Mengendarai Moge Viral, Intip Harta Dirjen Pajak Suryo Utomo dan Koleksi Kendaraannya
Baca Juga: Pejabat Pajak Eselon III Berharta Rp56 Miliar, Pengamat: Mustahil dari Gaji PNS
Hingga akhir terungkap kebiasaan Mario Dandy yang doyan pamer gaya hidup mewah. Publik menilai bahwa kekayaan Rafael yang mencapai Rp56,1 miliar dengan posisinya di DJP tidak masuk akal.
"Terhadap yang bersangkutan ya masyarakat sudah mengatakan (kekayaannya) ini 'doesn't make sense", which is kita juga sudah tahu itu tidak make sense," ungkap Sri Mulyani dalam Economic Outlook 2023 di Jakarta, Selasa (28/2/2023).
Hanya saja, mengenai langkah koreksi yang akan dilakukan oleh Kemenkeu, mantan Direktur Bank Dunia itu mengakui memang tidak mudah.
"Lalu orang menanyakan, 'kapan koreksi dilakukan? Bagaimana bentuknya?' Bagaimanapun juga, ini adalah sebuah institusi publik yang memang kami terikat dengan undang-undang publik seperti UU ASN, UU Keuangan Negara. Jadi nggak bisa seenak-enaknya sendiri, tapi bukan berarti kami tidak bisa melakukan langkah," bebernya.
Baca Juga: Foto Mengendarai Moge Viral, Intip Harta Dirjen Pajak Suryo Utomo dan Koleksi Kendaraannya
Lihat Juga :