UE Mesti Waspada, China Bisa Sedot Pasokan Gas Global di 2023

Rabu, 01 Maret 2023 - 16:06 WIB
loading...
UE Mesti Waspada, China...
Pemulihan ekonomi China diperkirakan bakal menimbulkan persaingan sengit di pasar gas alam global tahun ini. Foto/Reuters/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Badan Energi Internasional (IEA) mengeluarkan peringatan kepada Uni Eropa (UE) terkait kemungkinan persaingan sengit memperebutkan pasokan gas alam dengan China. Pemulihan ekonomi China bakal memicu persaingan ketat di pasar energi global dan mendorong harga gas alam kembali ke level yang tidak berkelanjutan bagi Eropa.

IEA dalam laporannya yang dikutip Russia Today Rabu (1/3/2023) menyebutkan, persaingan ini tidak terjadi pada tahun lalu, sejalan dengan turunnya konsumsi gas karena aktivitas industri yang lebih rendah dan pertumbuhan ekonomi yang lamban di China akibat pembatasan terkait Covid dan melonjaknya harga energi.

Baca Juga: Putin: Gas Alam Terus Jadi Sumber Daya Utama Global pada Tahun-tahun Mendatang

Pada saat yang sama, musim dingin yang tidak ekstrem di Eropa, disertai dengan langkah-langkah penghematan energi yang diambil oleh otoritas UE, serta masuknya pasokan gas alam cair (LNG) dalam volume yang belum pernah terjadi sebelumnya, sukses membantu Eropa melewati musim dingin.

"Kenaikan harga yang belum pernah terjadi sebelumnya juga menyebabkan penurunan permintaan gas Eropa sebesar 13% karena pemerintah merespons dengan cepat dengan kebijakan darurat, industri mengurangi produksi, dan konsumen mematikan termostat," ungkap IEA.

LNG menjadi pengganti utama gas asal Rusia di UE setelah negara itu memangkas pasokan karena sanksi Barat. Nilai perdagangan LNG global mencapai titik tertinggi sepanjang masa pada tahun 2022, sebanyak dua kali lipat, menjadi USD450 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Blok Eropa adalah pendorong utama di balik lonjakan permintaan LNG, dengan pertumbuhan kargo sebesar 63% tahun lalu.

Baca Juga: Ekonomi China Akan Tumbuh 5% Tahun Ini, Proyeksi Fitch Ratings Direvisi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Groundbreaking Blok...
Groundbreaking Blok Masela, Prabowo: Kita Menunggu 3 Dekade
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan Groundbreaking Proyek Masela Senilai Rp375 Triliun Hari Ini
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Rekomendasi
Pengamat Soroti Rumor...
Pengamat Soroti Rumor Privat di Kasus Febrie: Jangan Geser Fokus dari Substansi Hukum
Hangat dan Haru, Prabowo...
Hangat dan Haru, Prabowo Jamu Perwira TNI-Polri dan Orang Tua di Istana Usai Praspa 2026
Hari Ini Kortas Tipikor...
Hari Ini Kortas Tipikor Polri Panggil Eks Wakapolri Oegroseno untuk Klarifikasi Lahan Sepolwan
Berita Terkini
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
Infografis
J-36 China Diklaim Bisa...
J-36 China Diklaim Bisa Pecundangi Pesawat Pengebom B-21 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved