Kemenkeu Perpanjang Bansos Corona Hingga Akhir Tahun

Jum'at, 17 Juli 2020 - 13:05 WIB
loading...
Kemenkeu Perpanjang...
Pemerintah memperpanjang jangka waktu program bantuan sosial baik bagi masyarakat maupun industri, hingga akhir tahun. Foto/Dok SINDOphoto/Yuswantoro
A A A
JAKARTA - Pemerintah mengencangkan ikat pinggang dalam memulihkan ekonomi Indonesia yang dihantam virus corona (Covid-19). Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan dalam menghadapi ketidakpastian pandemi Covid-19, Indonesia telah menyiapkan dua skenario, dari yang terburuk hingga optimis.

Pada awalnya, Pemerintah Indonesia menyiapkan berbagai program kebijakan jaring pengaman sosial hanya untuk tiga bulan pertama sejak merebaknya Covid-19. Namun pemerintah lantas memperluas cakupan penerima bantuan hingga 29 juta kepala keluarga, serta memperpanjang jangka waktu program bantuan baik bagi masyarakat maupun industri, hingga akhir tahun.

"Dengan kondisi kapasitas fiskal yang terbatas, Pemerintah dituntut membuat prioritas program dan kebijakan, yang paling penting dan efektif," tulis Sri Mulyani dalam akun media sosial di Jakarta, Jumat (17/7/2020).

Sambung dia, kebijakan juga disempurnakan dari waktu ke waktu seiring perkembangan kebutuhan. Misalnya, Pemerintah memperluas penerima jaring pengaman sosial, mulai dari subsidi listrik, bantuan sembako, kartu prakerja, hingga bansos melalui dana desa. "Dari semula 6 bulan, program ini juga diperpanjang hingga Desember 2020," jelasnya.

Dia melanjutkan untuk UMKM, subsidi bunga, bantuan modal kerja, hingga jaminan kredit modal kerja akan diperluas dan ditingkatkan, dengan melihat dinamika dampak dari pandemi Covid-19. "Hal ini telah menjadi diskusi dengan DPR di dalam proses finalisasi RAPBN 2020," jelasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1.500 Buruh Bakal Geruduk...
1.500 Buruh Bakal Geruduk Kemenkeu Desak Penghapusan Pajak JHT, Ini 4 Tuntutan Utama
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
Purbaya Dijadwalkan...
Purbaya Dijadwalkan Uji Coba Perbaikan Coretax Pekan Depan
Gaji ke-13 Sudah Cair...
Gaji ke-13 Sudah Cair ke 5,5 Juta Penerima, Pemerintah Kucurkan Rp24,05 Triliun
Digitalisasi Bansos...
Digitalisasi Bansos Diperluas ke 42 Daerah Mulai Juni 2026, Begini Penjelasan Komdigi
Aspri John Field Ungkap...
Aspri John Field Ungkap Dibekali Kartu Kredit untuk Entertain Pejabat Bea Cukai
Kemensos Tindak Lanjuti...
Kemensos Tindak Lanjuti Temuan BPK atas 1.747 Pendamping PKH, Rp7,9 Miliar Harus Dikembalikan ke Negara
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Rekomendasi
Road To Kilau Raya MNCTV...
Road To Kilau Raya MNCTV Siap Ajak Warga Klaten Joget dan Nyanyi Lagu-Lagu Viral
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Diterima, Hakim Nyatakan Surat Dakwaan Batal Demi Hukum
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Berita Terkini
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved