Pemerintah Diminta Siapkan Industri Turunan Sebelum Hentikan Ekspor Tembaga Mentah
Rabu, 08 Maret 2023 - 21:21 WIB
loading...
Tambang Freeport merupakan salah satu penghasil tembaga terbesar di dunia. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah terus mengkaji rencana pelarangan ekspor konsentrat tembaga yang dicanangkan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) beberapa waktu lalu. Rencananya, penghentian ekspor tembaga diberlakukan pada Juni mendatang.
Baca juga: Wapres Tinjau Progres Pembangunan Smelter Freeport di KEK JIIPE Gresik
Menurut Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad, ada dua faktor yang harus diperhatikan pemerintah sebelum menetapkan kebijakan larangan ekspor tembaga mentah. Yang pertama adalah soal kesiapan industri turunan untuk mewujudkan cita-cita hilirisasi yang dicanangkan pemerintah.
"Jadi sudah siap atau belum industri turunannya terkait hilirisasi. Jangan sampai kebijakan ini diputuskan, tetapi (turunan industrinya) belum ada atau belum siap. Kalau belum siap, akan terjadi goncangan, terjadi kekosongan. Nah, ini yang harus disiapkan," jelas Ahmad, dalam keterangannya dikutip Rabu (8/3/2023).
Kedua adalah dari sisi investor. Ahmad menambahkan, jangan sampai pemberhentian ekspor tembaga mentah menimbukan kerugian untuk Indonesia.
Baca juga: Wapres Tinjau Progres Pembangunan Smelter Freeport di KEK JIIPE Gresik
Menurut Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad, ada dua faktor yang harus diperhatikan pemerintah sebelum menetapkan kebijakan larangan ekspor tembaga mentah. Yang pertama adalah soal kesiapan industri turunan untuk mewujudkan cita-cita hilirisasi yang dicanangkan pemerintah.
"Jadi sudah siap atau belum industri turunannya terkait hilirisasi. Jangan sampai kebijakan ini diputuskan, tetapi (turunan industrinya) belum ada atau belum siap. Kalau belum siap, akan terjadi goncangan, terjadi kekosongan. Nah, ini yang harus disiapkan," jelas Ahmad, dalam keterangannya dikutip Rabu (8/3/2023).
Kedua adalah dari sisi investor. Ahmad menambahkan, jangan sampai pemberhentian ekspor tembaga mentah menimbukan kerugian untuk Indonesia.
Lihat Juga :