Kesehatan Bank di Amerika Bikin Investor Ketar-ketir, Wall Street Ditutup Ambles

Sabtu, 11 Maret 2023 - 09:07 WIB
loading...
Kesehatan Bank di Amerika...
Indeks utama Wall Street ditutup ambles lebih dari 1% pada perdagangan Jumat (10/3) waktu setempat atau hari ini WIB. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Indeks utama Wall Street ditutup ambles lebih dari 1% pada perdagangan Jumat (10/3) waktu setempat atau hari ini WIB. Hal ini terjadi akibat investor lari ke luar lantaran dipicu kekhawatiran akan kesehatan bank-bank di Amerika Serikat (AS) menyusul kegagalan pemberi pinjaman terkemuka untuk sektor teknologi serta laporan pekerjaan di Februari yang lebih dari ekspektasi.

Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average (.DJI) merosot 345,22 poin atau 1,07% menjadi 31.909,64. Indeks S&P 500 (.SPX) kehilangan 56,73 poin atau 1,45% menjadi 3.861,59. Indkes Nasdaq Composite (.IXIC) anjlok 199,47 poin atau 1,76% menjadi 11.138,89.

Regulator perbankan California mengatakan mereka menutup SVB Financial Group (SIVB.O) untuk melindungi simpanan dalam kegagalan bank terbesar sejak krisis keuangan. Krisis modal di SVB telah menekan saham perbankan secara global.

SVB telah mencoba tetapi gagal menopang neracanya melalui penjualan saham yang diusulkan pada Rabu (8/3) malam. Pada hari yang sama, pemberi pinjaman kripto Silvergate Capital (SI.N) menyatakan akan berhenti setelah kerugian besar dari runtuhnya bursa cryptocurrency FTX.

"Ada kekhawatiran keretakan mungkin muncul dalam sistem keuangan sebagai akibat dari kenaikan suku bunga agresif Federal Reserve," ujar Kepala Investasi BMO di Minneapolis, Carol Schleif. "Ketakutannya adalah apakah itu lebih luas dari satu bank industri dan satu segmen ekonomi," imbuhnya.

Sementara banyak investor melihat melalui kepemilikan bank mereka untuk tanda-tanda risiko, Schleif mengatakan banyak dari kelemahan dalam saham-saham bank regional berasal dari "pepatah menembak dulu mengajukan pertanyaan kemudian."

Indeks perbankan regional KBW (.KRX) mengakhiri sesi turun 2,4% sementara indeks keuangan S&P 500 (.SPSY) ambles 1,8%. Schleif dan investor lainnya mengatakan mereka berharap peraturan ditambahkan ke sistem perbankan AS sejak krisis keuangan 2008 akan mencegah bencana serupa. "Tapi tetap saja orang-orang sangat gugup karena mereka tidak ingin terulang kembali," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Purbaya Bakal Tempatkan...
Purbaya Bakal Tempatkan Dana Rp400 Triliun Lagi di Himbara
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 1,72%, Terperosok ke Bawah 6.000
IHSG Babak Belur Jelang...
IHSG Babak Belur Jelang Akhir Pekan, Sesi Siang Ditutup Ambruk 2,73% ke 5.835
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Merayap Tipis ke 6.010, Ada 519 Saham Malas Bergerak
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Rekomendasi
Surat Al Waqiah, Amalan...
Surat Al Waqiah, Amalan Istimewa bagi Muslimah untuk Memohon Rezeki dan Keberkahan Hidup
Terancam Mobil China,...
Terancam Mobil China, Honda Justru Buka 4 Dealer Baru di Jateng dan Bali
Amanda Manopo Resmi...
Amanda Manopo Resmi Laporkan Pencemaran Nama Baik Demi Sang Buah Hati
Berita Terkini
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
Salah Pilih Rekening...
Salah Pilih Rekening Tujuan? Cara Batalkan Pencairan Pinjaman Kredivo
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved