KA Pangrango Lintas Bogor-Sukabumi Tak Beroperasi Hari Ini Akibat Longsor, Tiket Diganti 100%
Rabu, 15 Maret 2023 - 08:37 WIB
loading...
KA Pangrango lintas Bogor-Sukabumi tidak beroperasi hari ini akibat adanya longsor, tiket yang sudah dibeli dapat dilakukan proses pembatalan dengan penggantian biaya tiket 100%. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia atau PT KAI Daop 1 Jakarta membatalkan operasi KA Pangrango lintas Bogor-Sukabumi akibat adanya longsor, Rabu (15/3/2023). Kahumas KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa mengatakan, longsor tersebut terjadi di area jalur rel KM 2+6/7 antara Stasiun Paledang dan Batu Tulis.
"Untuk hari ini Rabu (15/3) seluruh perjalanan KA Pangrango lintas Bogor - Sukabumi (PP) dibatalkan," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (15/3/2023).
Baca Juga: Tebing Pinggir Rel Kereta Api Longsor di Bogor, Timpa 5 Rumah dan 6 Warga Tertimbun
Atas gangguan operasional tersebut, KAI mengucapkan permohonan maaf kepada para pengguna setia KAI. Eva mengatakan, bagi calon pengguna yang sudah membeli tiket dapat melakukan proses pembatalan dengan penggantian biaya tiket 100% di Stasiun Bogor/Paledang dan Sukabumi dan stasiun lainnya.
Proses pembatalan dapat dilakukan hingga 7 hari kedepan dan calon pengguna yang terdampak pembatalan perjalanan KA Pangrango untuk sementara waktu dapat beralih ke moda transportasi lain.
"Untuk hari ini Rabu (15/3) seluruh perjalanan KA Pangrango lintas Bogor - Sukabumi (PP) dibatalkan," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (15/3/2023).
Baca Juga: Tebing Pinggir Rel Kereta Api Longsor di Bogor, Timpa 5 Rumah dan 6 Warga Tertimbun
Atas gangguan operasional tersebut, KAI mengucapkan permohonan maaf kepada para pengguna setia KAI. Eva mengatakan, bagi calon pengguna yang sudah membeli tiket dapat melakukan proses pembatalan dengan penggantian biaya tiket 100% di Stasiun Bogor/Paledang dan Sukabumi dan stasiun lainnya.
Proses pembatalan dapat dilakukan hingga 7 hari kedepan dan calon pengguna yang terdampak pembatalan perjalanan KA Pangrango untuk sementara waktu dapat beralih ke moda transportasi lain.
Lihat Juga :