Bangun Buffer Zone, Pertamina Tak Pindahkan Depo Plumpang?
Rabu, 15 Maret 2023 - 20:20 WIB
loading...
Pertamina gandeng Pemprov DKI bangun buffer zone. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, PT Pertamina (Persero) akan membangun buffer zone sejauh 50 meter dari area Depo Pertamina Plumpang. Pertamina akan menggandeng Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk merelokasi perumahan warga yang masuk dalam jarak tersebut.
Baca juga: Pertamina Baru Kucurkan Rp1,72 Miliar untuk Korban Kebakaran Depo Plumpang
"Kalau buffer zone itu urusan pemprov dong, bukan urusan Pertamina. Mana bisa kami yang memindahkan orang? Enggak bisa. Itu tugas pemprov untuk memindahkan orang," ujarnya ketika ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (15/3/2023).
Arya menjelaskan, Pertamina sendiri memang berencana memindahkan salah satu fasilitasnya dari Depo Plumpang, yakni terminal BBM ritel ke Kali Baru, Jakarta Utara, lahan milik PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo.
Namun, pembangunan dan pemindahan ke Kali Baru membutuhkan waktu yang cukup lama, setidaknya 3-4 tahun. Oleh sebab itu, pembangunan buffer zone tetap diperlukan segera mungkin.
Terlebih, fasilitas lain yang ada di area Depo Pertamina Plumpang seperti terminal BBM untuk industri, LPG, hingga pelumas tidak akan dipindah. Maka artinya, Depo Plumpang tidak akan ditutup, namun pengamanannya yang ditingkatkan.
"Deponya kan punya aset Pertamina, apa akan dipindah? Enggak juga, cuma terminal untuk BBM yang rencananya dipindah ke lahan Pelindo. Ini untuk kebutuhan Jabodetabek, dan butuh waktu 3-4 tahun untuk membangunnya (depo di Kali Baru)," tutur Arya.
Baca juga: Pertamina Baru Kucurkan Rp1,72 Miliar untuk Korban Kebakaran Depo Plumpang
"Kalau buffer zone itu urusan pemprov dong, bukan urusan Pertamina. Mana bisa kami yang memindahkan orang? Enggak bisa. Itu tugas pemprov untuk memindahkan orang," ujarnya ketika ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (15/3/2023).
Arya menjelaskan, Pertamina sendiri memang berencana memindahkan salah satu fasilitasnya dari Depo Plumpang, yakni terminal BBM ritel ke Kali Baru, Jakarta Utara, lahan milik PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo.
Namun, pembangunan dan pemindahan ke Kali Baru membutuhkan waktu yang cukup lama, setidaknya 3-4 tahun. Oleh sebab itu, pembangunan buffer zone tetap diperlukan segera mungkin.
Terlebih, fasilitas lain yang ada di area Depo Pertamina Plumpang seperti terminal BBM untuk industri, LPG, hingga pelumas tidak akan dipindah. Maka artinya, Depo Plumpang tidak akan ditutup, namun pengamanannya yang ditingkatkan.
"Deponya kan punya aset Pertamina, apa akan dipindah? Enggak juga, cuma terminal untuk BBM yang rencananya dipindah ke lahan Pelindo. Ini untuk kebutuhan Jabodetabek, dan butuh waktu 3-4 tahun untuk membangunnya (depo di Kali Baru)," tutur Arya.
Lihat Juga :