Terungkap Pemicu di Balik Hengkangnya AS dari Proyek Hilirisasi Batu Bara
Selasa, 21 Maret 2023 - 21:50 WIB
loading...
A
A
A
Ridwan mengakui, dengan hengkangnya Air Products sebagai investor di salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) ini membuat Indonesia harus kembali mengevaluasi program ini baik dari sisi perencanaan, aspek keekonomian, serta penguasaan teknologi hilirsasi batu bara dalam negeri.
Jadi kalau saya bilang sekarang situasinya karena presiden sudah melakukan peletakan batu pertama dan ini menjadi program strategis nasional. Kita tinjau ulang rencana kerjanya sambil juga mencari mitra yang sesuai dengan skenario program itu
"Gini ya, satu mungkin, evaluasi bagi kita perencanaan kita harus lebih bagus. Kedua, terlihat sekali aspek keekonomian dan penguasaan teknologi kita yang masih tergantung orang lain. Akibatnya, kita sulit sekali mencapai keekonomian atau sulit mencari mitra yang cocok dengan kebutuhan kita," tutup Ridwan.
Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengungkapkan, alasan hengkangnya perusahaan petrokimia asal Amerika Serikat (AS), Air Products and Chemicals, Inc dari proyek gasifikasi atau hilirisasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME).
Menurutnya, keputusan Air Products mundur dari proyek itu lantaran pengembangan bisnis di AS lebih menarik daripada di Indonesia. "Air Products kemarin karena dia itu merasa di Amerika lebih menarik bisnisnya, dia ke sana," ujar Arifin saat ditemui di kantornya, Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (17/3).
Jadi kalau saya bilang sekarang situasinya karena presiden sudah melakukan peletakan batu pertama dan ini menjadi program strategis nasional. Kita tinjau ulang rencana kerjanya sambil juga mencari mitra yang sesuai dengan skenario program itu
"Gini ya, satu mungkin, evaluasi bagi kita perencanaan kita harus lebih bagus. Kedua, terlihat sekali aspek keekonomian dan penguasaan teknologi kita yang masih tergantung orang lain. Akibatnya, kita sulit sekali mencapai keekonomian atau sulit mencari mitra yang cocok dengan kebutuhan kita," tutup Ridwan.
Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengungkapkan, alasan hengkangnya perusahaan petrokimia asal Amerika Serikat (AS), Air Products and Chemicals, Inc dari proyek gasifikasi atau hilirisasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME).
Menurutnya, keputusan Air Products mundur dari proyek itu lantaran pengembangan bisnis di AS lebih menarik daripada di Indonesia. "Air Products kemarin karena dia itu merasa di Amerika lebih menarik bisnisnya, dia ke sana," ujar Arifin saat ditemui di kantornya, Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (17/3).
Lihat Juga :