Perdana Beri Pinjaman ke Negara yang Berperang, IMF Bakal Suntik Ukraina Rp236,4 Triliun

Kamis, 23 Maret 2023 - 09:25 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Kepala IMF: Butuh 130 Tahun untuk Menghadirkan Kesetaraan Gender

"Program ini dirancang sejalan dengan kebijakan dana baru tentang pinjaman di bawah ketidakpastian yang sangat tinggi, dan jaminan pembiayaan yang kuat diharapkan dari donor, termasuk G7 dan UE," bebernya.

Gray juga mengatakan, perjanjian itu akan "memobilisasi pembiayaan konsesional skala besar" untuk Ukraina dari donor dan mitra internasional, tanpa memberikan rincian lebih lanjut. IMF memperkirakan ekonomi Ukraina akan mengalami sedikit kontraksi atau penurunan pertumbuhan tahun ini.

Perdana Menteri Ukraina, Denys Shmyhal menerangkan, pendanaan itu akan membantu Ukraina "membiayai semua pengeluaran penting dan memastikan stabilitas makroekonomi dan memperkuat interaksi dengan mitra internasional lainnya".

Sedangkan Menteri Keuangan AS, Janet Yellen yang melakukan kunjungan mendadak ke Ukraina bulan lalu, mengatakan: "Program IMF yang ambisius dan dikondisikan dengan tepat sangat penting untuk mendukung upaya reformasi Ukraina."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
IMF, Bank Dunia, dan...
IMF, Bank Dunia, dan IEA Ketar-ketir Kelangkaan BBM di Depan Mata
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Rekomendasi
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Berita Terkini
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
TikTok Dorong Pertumbuhan...
TikTok Dorong Pertumbuhan Industri Kecantikan Malalui ForYouBeauty 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved