Pasar Sambut Positif Pernyataan Gubernur The Fed, Wall Street Kompak Nanjak
Kamis, 23 Maret 2023 - 22:29 WIB
loading...
Tiga indeks utama Wall Street hari ini kompak menguat pada pembukaan perdagangan, Kamis (23/3/2023). Foto/Reuters
A
A
A
JAKARTA - Tiga indeks utama Wall Street hari ini kompak menguat pada pembukaan perdagangan, Kamis (23/3/2023). Pelaku pasar menyambut positif pernyataan Gubernur Federal Reserve atau The Fed, Jerome Powell terkait kebijakan suku bunga di masa depan.
Dow Jones Industrial Average (DJI) naik 0,85% di 32.303,81; S&P 500 (SPX) menguat 1,09% di 3.979,88; dan Nasdaq Composite (IXIC) nanjak 1,81% menjadi 11.880,82.
Tiga top gainers di bawah SPX adalah Netflix yang menguat 8,69% di USD319,45, Accenture tumbuh 6,92% di USD20,79, dan Regeneron Pharma naik 6,66% di USD801,36.
Sedangkan top losers diduduki oleh FacSet Research yang ambrol 4,96% di USD395,04, Genuine Parts turun 2,79% di USD158,09, dan Comerica melemah 2,22% di USD43,53.
Powell menegaskan kepada publik bahwa kebijakan suku bunga The Fed di masa depan akan sesuai perkiraan awal di kisaran level 5,1%. Dengan kata lain, suku bunga hanya perlu dinaikkan satu kali lagi pada tahun ini.
Baca juga: Harga Minyak Jatuh ke Level USD75 per Barel Usai The Fed Kerek Suku Bunga
Ekspektasi berakhirnya pengetatan suku bunga disambut positif oleh investor, meskipun The Fed juga sempat menyinggung ihwal potensi dampak krisis perbankan terhadap kondisi ekonomi. "Pasar berharap kita memiliki satu lagi kenaikan suku bunga, mungkin," ujar analis Dakota Wealth, Robert Pavlik.
Dow Jones Industrial Average (DJI) naik 0,85% di 32.303,81; S&P 500 (SPX) menguat 1,09% di 3.979,88; dan Nasdaq Composite (IXIC) nanjak 1,81% menjadi 11.880,82.
Tiga top gainers di bawah SPX adalah Netflix yang menguat 8,69% di USD319,45, Accenture tumbuh 6,92% di USD20,79, dan Regeneron Pharma naik 6,66% di USD801,36.
Sedangkan top losers diduduki oleh FacSet Research yang ambrol 4,96% di USD395,04, Genuine Parts turun 2,79% di USD158,09, dan Comerica melemah 2,22% di USD43,53.
Powell menegaskan kepada publik bahwa kebijakan suku bunga The Fed di masa depan akan sesuai perkiraan awal di kisaran level 5,1%. Dengan kata lain, suku bunga hanya perlu dinaikkan satu kali lagi pada tahun ini.
Baca juga: Harga Minyak Jatuh ke Level USD75 per Barel Usai The Fed Kerek Suku Bunga
Ekspektasi berakhirnya pengetatan suku bunga disambut positif oleh investor, meskipun The Fed juga sempat menyinggung ihwal potensi dampak krisis perbankan terhadap kondisi ekonomi. "Pasar berharap kita memiliki satu lagi kenaikan suku bunga, mungkin," ujar analis Dakota Wealth, Robert Pavlik.
Lihat Juga :