Bisnis Konten Kuat, Pendapatan MSIN Naik 14% Jadi Rp3,51 Triliun

Sabtu, 25 Maret 2023 - 11:40 WIB
loading...
Bisnis Konten Kuat,...
PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) mencetak kenaikan pendapatan sebesar 14% sepanjang 2022, dimana bisnis konten tetap menunjukkan kinerja yang kuat. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) mencetak kenaikan pendapatan sebesar 14% sepanjang 2022. Anak perusahaan PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) ini membukukan pendapatan sebesar Rp3,518 miliar.

Baca Juga: Jalankan Arahan Hary Tanoe, CEO MNC Pictures Optimistis Produk MDE Jadi Unggulan

Pendapatan MSIN ditopang beberapa segmen, salah satunya bisnis konten yang kembali menunjukkan kinerja kuat dengan menghasilkan pendapatan sebesar Rp2.427 miliar, naik 17% YoY dari Rp2.076 miliar pada tahun lalu. Hingga tahun 2022, MSIN masih mendominasi pangsa pasar produksi di semua genre, menjadikannya produsen konten terbesar di tanah air.

"Bisnis konten kami tetap kuat dalam menghasilkan berbagai konten yang memuncaki tangga program terbaik sepanjang tahun, sementara bisnis digital kami juga meningkat secara signifikan dengan peningkatan traksi di aplikasi super AVOD dan SVOD kami, RCTI+ dan Vision+," ujar Direktur MSIN, Valencia Tanoesoedibjo , Sabtu (25/3/2023).

Baca Juga: Persaingan Produk Hiburan Kian Ketat, HT: Pastikan Konten Berkualitas

Sementara itu pendapatan iklan digital Perseroan menunjukan hasil yang kuat dengan membukukan pendapatan Rp1,503 triliun atau meningkat 13% dibandingkan tahun lalu. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan kinerja AVOD superapp Perseroan, RCTI+, tujuh portal online, serta monetisasi berkelanjutan dari platform media sosial Perseroan.

Untuk FY-2022, Perseroan memperoleh pendapatan tambahan sebesar Rp423 miliar dari Vision+, superapp SVOD milik Perseroan. Ini merupakan peningkatan 12% YoY dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Valencia mengatakan, perseroan juga berhasil mempertahankan kehadirannya yang kuat di platform media sosial seperti YouTube Facebook, dan TikTok. Tahun ini juga menandai peluncuran game pertama MSIN yang disebut "Fight of Legends", yang tidak hanya tersedia di dalam negeri, tetapi juga di seluruh dunia.

"Game ini diyakini menjadi salah satu katalis utama Perseroan dalam jangka panjang. Selain itu, MSIN juga telah mulai melakukan beberapa produksi dramanya di Movieland, kompleks studio terpadu kami yang berlokasi di Lido, dan kami berharap hal ini pada akhirnya akan semakin meningkatkan efisiensi Perseroan di masa mendatang," ungkapnya.

Adapun beban langsung perseroan naik 13% menjadi Rp2,45 triliun. Peningkatan beban langsung terutama disebabkan oleh peningkatan output produksi konten dan berbagai biaya konten dalam bentuk video, audio, musik, dan teks untuk semua aset digital MSIN.

Di sisi lain, EBITDA telah meningkat sebesar 15% YoY pada 2022 menjadi Rp739 miliar, yang mewakili marjin EBITDA sebesar 21%. Sementara itu, Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp341 miliar untuk tahun 2022, turun 15% YoY
dibandingkan tahun sebelumnya.

Penurunan laba bersih secara YoY, terutama disebabkan oleh amortisasi dan depresiasi aset digital (intangible) Perseroan sebesar Rp299,9 miliar di tahun 2022.

Update Bisnis

Sementara itu Per Desember 2022, MSIN telah memulai beberapa produksi dramanya di Movieland. Diketahui Movieland adalah kompleks studio paling terintegrasi di Asia Tenggara yang mencakup proses pembuatan film/seri secara end-to-end dari pra-produksi hingga pasca produksi.

Selain itu MNC Pictures telah memproduksi lebih dari 5.000 jam serial drama selama setahun, dengan berbagai judul yang memuncaki peringkat program terbaik seperti “Ikatan Cinta”, “Aku Bukan Wanita PIlihan”, “Preman Pensiun 7”, dan “Amanah Wali 5” yang termasuk dalam 10 besar program serial drama terbaik sepanjang tahun 2022.

Produksi konten MSIN lainnya yang berfokus pada reality show, animasi, dan program infotainment juga mempertahankan kepemimpinannya dengan mencatatkan pangsa pasar masing-masing sebesar 68%, 87%, and 33%.

Sedangkan Pada November 2022, perusahaan game Perseroan telah meluncurkan multiplayer online battle arena (MOBA) game pertamanya bernama “Fight of Legends” dan diperkirakan akan berkembang secara bertahap ke luar negeri pada tahun 2023. Selain itu, Perseroan juga akan meluncurkan game keduanya bernama Rapid Fire di tahun yang sama.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nasabah MNC Bank Apresiasi...
Nasabah MNC Bank Apresiasi Program Tabungan Dahsyat Berhadiah
Menang Undian Tabungan...
Menang Undian Tabungan Dahsyat MNC Bank, Nasabah Manfaatkan untuk Kuliah Anak
Cashback Rp300.000,...
Cashback Rp300.000, Transaksi Harian Makin Untung Menggunakan Kartu Kredit MNC Bank
Menapaki Usia ke-26,...
Menapaki Usia ke-26, MNC Asset Management Optimistis Tumbuh Berkelanjutan
Rayakan HUT ke-26, MNC...
Rayakan HUT ke-26, MNC Asset Management Usung Semangat Success Through Unity
Digital Innovation Awards...
Digital Innovation Awards 2026 jadi Bukti Kekuatan Transformasi, Ini Daftar Pemenangnya
Hello Jadoo Tampil Perdana...
Hello Jadoo Tampil Perdana di Indonesia, Yuk Meriahkan Liburan Sekolah Bersama Animasi Populer Kesayanganmu
Anneth Delliecia Antusias...
Anneth Delliecia Antusias Meriahkan Konser Tehillim - The Heart of Worship
Liliana Tanoesoedibjo...
Liliana Tanoesoedibjo Ciptakan 12 Lagu Rohani Baru untuk Konser Tehillim dari Perjalanan Kuliah S2 Teologi
Rekomendasi
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Berita Terkini
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Infografis
PPN Naik Jadi 12%, Masyarakat...
PPN Naik Jadi 12%, Masyarakat Beralih ke Frugal Living
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved