DPR Minta Kemendag Pastikan Stok Pangan Aman dan Terjangkau

Rabu, 29 April 2020 - 00:19 WIB
loading...
DPR Minta Kemendag Pastikan...
Di tengah kondisi pandemi corona dan menjelang Lebaran, Komisi VI DPR meminta Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan BUMN pangan untuk memastikan stok pangan aman dan harganya terjangkau. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Di tengah kondisi pandemi corona (Covid-19) dan menjelang Lebaran, Komisi VI DPR meminta Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan BUMN pangan untuk memastikan stok pangan aman dan harganya terjangkau.

"Kami minta Kemendag dan BUMN pangan untuk memastikan stok pangan dan harga terjangkau," ujar anggota Komisi VI DPR Achmad Baidowi, Selasa (28/4).

Dikatakan Baidowi, saat ini Indonesia selain karena wabah Covid-19, juga memasuki Lebaran yang mana kebutuhan melonjak. Sementara kran impor pangan tersumbat gara-gara banyak negara lockdown.

"Karena itu, pemerintah harus memaksimalkan swasembada pangan dalam negeri serta melakukan operasi pasar guna menstabilkan harga," tutur politikus PPP ini.

Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat membuka rapat terbatas, Selasa (28/4/2020), mengatakan, saat ini sejumlah daerah mengalami defisit stok bahan pangan. Bahkan ada bahan pokok yang stoknya defisit hampir di semua provinsi.

Jokowi mengaku mendapatkan laporan bahwa stok beras defisit di 7 provinsi sementara stok jagung defisit di 11 provinsi. Kemudian stok cabai besar defisit di 23 provinsi. Defisit stok cabai rawit, bawang merah, telur ayam, bawang putih juga melanda sejumlah provinsi. Bahkan untuk gula terjadi defisit stok di hampir seluruh provinsi. Sementara minyak goreng dipastikan cukup untuk seluruh provinsi.

“Stok cabai rawit defisit di 19 provinsi. Stok bawang merah diperkirakan juga defisit di 1 provinsi, dan stok telur ayam defisit di 22 provinsi. Stok untuk minyak goreng diperkirakan cukup untuk 34 provinsi. Tetapi gula pasir diperkirakan defisit di 30 provinsi dan stok bawang putih defisit di 31 provinsi,” paparnya.

Jokowi pun meminta jajarannya untuk segera melakukan hitungan secaraa cepat terkait kebutuhan bahan pangan masing-masing daerah. "Agar dihitung mana provinsi yang surplus, mana provinsi yang defisit, berapa produksinya semuanya harus kita hitung,” pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
FAO Ingatkan Risiko...
FAO Ingatkan Risiko Krisis Pangan Global, Indonesia Siap Ambil Peran Pemasok Pangan Dunia
Dukung Arah Ekonomi...
Dukung Arah Ekonomi Prabowo, Elemen Masyarakat Minta Distribusi Pangan Diperbaiki
Bahan Pangan Masih Impor,...
Bahan Pangan Masih Impor, Siap-siap Hadapi Lonjakan Harga Imbas Rupiah Loyo
Bertemu PM Belarus,...
Bertemu PM Belarus, Airlangga Dorong Penguatan Kerja Sama Pangan hingga Energi
IISM dan Indonesia Cold...
IISM dan Indonesia Cold Chain Expo 2026 Dorong Efisiensi Rantai Pasok Pangan
Penuhi Kebutuhan Industri...
Penuhi Kebutuhan Industri Pangan, Alvalab Hadirkan Layanan Uji Berbasis Teknologi Tinggi
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
FAO Peringatkan Penutupan...
FAO Peringatkan Penutupan Selat Hormuz Bisa Picu Krisis Harga Pangan Global dalam Setahun
Program Cetak Sawah...
Program Cetak Sawah di Wanam: Strategi Prabowo Wujudkan Kedaulatan Pangan yang Harus Dilanjutkan
Rekomendasi
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved