Tantangan Menghindari Jebakan Negara Pendapatan Menengah
Minggu, 19 Juli 2020 - 01:11 WIB
loading...
A
A
A
(Baca Juga: Titel Negara Berpendapatan Menengah Atas Jadi Tantangan RI )
Karena itu sambung Sri Mulyani, tantang Indonesia saat ini adalah selain mampu menjawab perihal kesejahteraan rakyat, Indonesia juga mampu mendesain sistem keuangan negara. Hal itu sekaligus terintegrasi dengan penguatan SDM melalui lembaga pendidikan. Bahkan, bagaimana sistem keuangan juga terintegrasi dengan penguatan teknologi, pembangunan infrastruktur, serta akses masyarakat untuk mendapatkan kesehatan dan kesejahteraan sosial.
"Gimana mendesain konten training pendidikan, kesehatan, bagaimana kita melindungi masyarakat bisa dapat akses kesehatan namun sustainable dengan keuangan negara, jadi tidak belanja doang tapi gambarnya tidak dipikirkan. Inovasi teknologi, bisa desain policy keuangan negara supaya tidak hanay negara tapi swasta bisa research seperti insentif tax deduction," ujarnya.
"Semua belanja itu semua investasi, namun tidak berarti kalau ada uang itu ada solusi. Karena ada yang negara belanjanya banyak tapi tidak menjadi apa-apa. Bah itu tantangan kita. Yang kita butuhkan itu bagaimana menjawab tantangan bukan masalah uangnya," ungkapnya.
Karena itu sambung Sri Mulyani, tantang Indonesia saat ini adalah selain mampu menjawab perihal kesejahteraan rakyat, Indonesia juga mampu mendesain sistem keuangan negara. Hal itu sekaligus terintegrasi dengan penguatan SDM melalui lembaga pendidikan. Bahkan, bagaimana sistem keuangan juga terintegrasi dengan penguatan teknologi, pembangunan infrastruktur, serta akses masyarakat untuk mendapatkan kesehatan dan kesejahteraan sosial.
"Gimana mendesain konten training pendidikan, kesehatan, bagaimana kita melindungi masyarakat bisa dapat akses kesehatan namun sustainable dengan keuangan negara, jadi tidak belanja doang tapi gambarnya tidak dipikirkan. Inovasi teknologi, bisa desain policy keuangan negara supaya tidak hanay negara tapi swasta bisa research seperti insentif tax deduction," ujarnya.
"Semua belanja itu semua investasi, namun tidak berarti kalau ada uang itu ada solusi. Karena ada yang negara belanjanya banyak tapi tidak menjadi apa-apa. Bah itu tantangan kita. Yang kita butuhkan itu bagaimana menjawab tantangan bukan masalah uangnya," ungkapnya.
(akr)
Lihat Juga :