Pertumbuhan Diprediksi Hanya 2,9 Persen, IMF Minta Dunia Waspada

Senin, 27 Maret 2023 - 07:01 WIB
loading...
A A A
Kewaspadaan tersebut harus dimiliki oleh negara-negara yang memiliki kerentanan yang tinggi dari dampak perlambatan ekonomi global dan krisis yang akhir-akhir ini terjadi pada lembaga perbankan. Negara tersebut adalah negara-negara dengan penghasilan rendah namun dengan utang yang tinggi.

"Jadi, kami terus memantau perkembangan dengan cermat dan menilai implikasi potensial untuk prospek ekonomi global dan stabilitas keuangan global, khususnya bagi negara-negara yang rentan," imbuhnya,

Dia juga memperingatkan, fragmentasi geo-ekonomi dapat membagi dunia menjadi blok ekonomi yang bersaing, pada akhirnya akan menghasilkan perpecahan yang berbahaya dan membuat semua orang lebih miskin pada posisi yang rentan dan kurang aman.

Di tengah perlambatan tersebut, Georgieva mengatakan adanya pemulihan ekonomi China yang kuat, dengan proyeksi pertumbuhan PDB sebesar 5,2% pada tahun 2023. China diperkirakan akan mencapai sekitar sepertiga dari pertumbuhan global pada tahun 2023.

IMF memperkirakan bahwa setiap peningkatan 1 poin persentase dalam pertumbuhan PDB di China menghasilkan kenaikan 0,3 poin persentase dalam pertumbuhan ekonomi Asia lainnya. Dengan demikian, lembaga tersebut mendesak pembuat kebijakan di China untuk meningkatkan produktivitas dan menyeimbangkan kembali ekonomi dari investasi untuk menuju pertumbuhan yang didorong oleh konsumsi yang lebih berkelanjutan, termasuk melalui reformasi berorientasi pasar untuk menyamakan kedudukan antara sektor swasta dan perusahaan milik negara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Kondisi Fiskal dan Moneter...
Kondisi Fiskal dan Moneter RI Disentil PDIP: Utang Harus Dibayar dengan Utang
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Perang AS-Israel Lawan...
Perang AS-Israel Lawan Iran Bikin Badai Ekonomi ke Seluruh Dunia, Sektor Bisnis Tekor Rp441 Triliun
IMF Peringatkan AI Bisa...
IMF Peringatkan AI Bisa Bobol Sistem Perbankan Dunia dalam Hitungan Detik!
Thucydides Trap: Antinomi...
Thucydides Trap: Antinomi China dan Amerika
Peran Yuan China Dalam...
Peran Yuan China Dalam Tata Keuangan Dunia Baru
Kwik Kian Gie, Ekonom...
Kwik Kian Gie, Ekonom yang Lantang Suarakan Indonesia Tak Boleh Tergantung IMF
Rekomendasi
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
4 Pelajar Indonesia...
4 Pelajar Indonesia Siap Berlaga di Olimpiade Kimia Internasional IChO 2026
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved